Pertama Dalam Sejarah Gereja Katolik! Bukan Vatikan, Paus Baru Robert Prevost dari AS

Pertama Dalam Sejarah Gereja Katolik! Bukan Vatikan, Paus Baru Robert Prevost dari AS

Untuk pertama kalinya dalam 2.000 tahun, Gereja Katolik memilih Paus dari Amerika Serikat, ini Robert Prevost--Morocco World News

Namun kalangan Vatikan, ia merupakan sosok yang disegani. Sebelum menjabat di Roma, ia menghabiskan sebagian besar hidupnya di Peru sebagai misionaris.

Di sana, ia dikenal sebagai pemimpin yang rendah hati dan dekat dengan rakyat kecil.

Kemampuannya dalam membina komunitas serta pendekatannya yang moderat membuatnya dipercaya oleh Paus Fransiskus untuk memimpin Kongregasi untuk Para Uskup, salah satu posisi terpenting di Vatikan.

Dari situ, langkahnya menuju kepausan terbuka lebar.

BACA JUGA:8 Rekomendasi Konser Gratis di Jabodetabek Akhir Pekan 9-11 Mei 2025, Ada Bernadya, Tiara Andini hingga SMASH!

Makna Nama Leo XIV

Dalam tradisi Gereja Katolik, paus yang baru terpilih akan memilih nama baru sebagai simbol misi dan arah kepemimpinannya.

Prevost memilih nama Leo XIV, nama yang belum digunakan sejak abad ke-19.

Nama ini mengingatkan umat pada Paus Leo XIII, tokoh penting yang dikenal karena ensiklik sosialnya dan keterbukaan terhadap perubahan zaman.

Banyak yang menafsirkan pilihan nama ini sebagai isyarat bahwa Paus Leo XIV ingin melanjutkan semangat reformasi dan dialog dalam Gereja.

Harapan Baru bagi Gereja Global

Terpilihnya Paus dari AS menandai era baru dalam Gereja Katolik yang semakin global.

Banyak pihak melihat ini sebagai langkah penting dalam merespons tantangan zaman: menurunnya jumlah umat aktif di Eropa, krisis kepercayaan di sejumlah negara, serta kebutuhan akan pendekatan yang lebih merangkul dan relevan.

Saat prosesi resmi dimulai dan Swiss Guard mengambil posisi upacara, dunia menyaksikan dengan penuh harap.

Di tengah perubahan sosial dan geopolitik dunia, Paus Leo XIV kini memegang tongkat gembala, membawa harapan baru bagi lebih dari 1,3 miliar umat Katolik di seluruh dunia.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads