Budi Arie Disebut Terima Jatah Pengamanan Situs Judol, Istana: Kita Hormati Proses Hukum

Budi Arie Disebut Terima Jatah Pengamanan Situs Judol, Istana: Kita Hormati Proses Hukum

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office atau PCO) Hasan Nasbi menanggapi munculnya nama mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Budi Arie dalam pusaran judi online-disway.id/Anisha Aprilia -

JAKARTA, DISWAY.ID -- Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (Presidential Communication Office atau PCO) Hasan Nasbi menanggapi munculnya nama mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Budi Arie dalam pusaran judi online.

Hasan mengatakan pihaknya menghormati proses hukum bila Budi Arie terbukti bersalah.

Ia pun meyakini proses hukum itu bisa membuat semuanya terang benderang.

BACA JUGA:Kata Kajari Jaksel Soal Potensi Budi Arie Jadi Saksi Usai Namanya Disebut dalam Sidang Kasus Judol

BACA JUGA:3,9 Juta Anak Tak Bersekolah Saat Ini, Kemendikdasmen Beberkan Faktor Penyebabnya

"Pemerintah itu menghormati proses hukum. Jadi, biarkan saja proses hukum ini berjalan. Dan kita yakin proses hukum ini akan membuka semuanya dengan terang benderang. Jadi, yang salah akan dibilang salah di situ. Yang tidak bersalah juga jangan dipaksakan jadi salah, kan. Yang tidak bersalah juga nanti tentu akan terbukti tidak bersalah," kata Hasan di kantornya, Senin, 19 Mei 2025.

Ia meminta agar semua pihak menunggu proses hukum yang sedang berjalan.

Ia pun mengaku tak akan intervensi proses hukum tersebut.

"Jadi, kita tunggu saja proses-proses seperti ini. Dan kita harapkan masyarakat, teman-teman media juga memantau ini dengan proper. Jadi, kita tunggu keputusan pengadilannya sehingga kita tidak mendahului keputusan pengadilan. Jadi, yang ada sekarang itu kita pantau saja," imbuhnya.

BACA JUGA:Menko PMK Pratikno Akui Belum Dalami soal Siswa Jabar Dikirim ke Barak

BACA JUGA:Ojol Demo Besar-Besaran Besok, Aplikasi Dimatikan Massal, Berikut Tuntutan Lengkapnya

"Jadi, kalau dari pemerintah menghormati proses hukum dan tidak mengintervensi proses hukum itu sendiri," lanjutnya.

Ia pun mempersilahkan aparat penegak hukum apabila ingin memanggil Budi Arie. Namun, ia mengatakan saat ini pihaknya mengikuti proses hukum.

"Ya, ikuti saja prosedur hukum. Kita kan enggak mengintervensi proses hukum. Makanya saya bilang, yang salah akan kelihatan salah ketika proses hukum ini berjalan. Yang tidak salah juga jangan dipaksain bersalah. Yang tidak salah juga akan kelihatan tidak bersalah kalau dalam proses hukum kan gitu," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads