Mensesneg Klaim Investor Tiongkok dan Korea Selatan Tertarik Proyek Giant Sea Wall

Mensesneg Klaim Investor Tiongkok dan Korea Selatan Tertarik Proyek Giant Sea Wall

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, menyebut investor Tiongkok tertarik dengan program pembangunan Giant Sea Wall (GSW).-Anisha Aprilia-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, menyebut investor Tiongkok tertarik dengan program pembangunan Giant Sea Wall (GSW).

Selain Tiongkok, Pras menyebut ada investor Korea juga yang tertarik dengan program GSW.

"Ada dari Tiongkok, kemudian rekan-rekan dari Korea juga, saat forum Indonesia-Korea kemarin, sudah menyampaikan ketertarikan. Insyaallah," ujar Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa, 17 Juni 2025.

BACA JUGA:Bobby Fasilitasi Penginapan dan Konsumsi Buat Jemaah Haji Terdampak Ancaman Bom Saudia

BACA JUGA:Catat Tanggalnya! Pendaftaran Sekolah Kedinasan Dibuka Mulai 29 Juni 2025, Ini Syarat dan Link Resminya

BACA JUGA:HORE! Cuma Modal Klik Link, Saldo DANA Gratis Rp345.000 Langsung Masuk Dompet Digital Pagi Ini 18 Juni 2025

Namun, Pras menyebut ketertarikan 2 negara itu disampaikan secara informal. Terkait calon investor utama, ia menekankan bahwa belum ada yang ditetapkan.

"Belum. Belum ada. Pertama, karena semua masih dibicarakan di tingkat kementerian, termasuk bersama pemerintah provinsi DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan lainnya," terangnya.

Di sisi lain, Mensesneg menekankan pembangunan tanggul laut raksasa yang membentang sejauh 500 kilometer dari Banten hingga Gresik dapat menjawab permasalahan banjir rob dan penurunan tanah di sepanjang pantai utara Jawa.

"Beberapa kali di dalam forum-forum ilmiah, forum-forum akademis juga, setiap tahun terjadi 'subsidence', turun permukaan tanah kita, kemudian kalau terjadi (laut) pasang, (banjir) rob warga yang tinggal di pantai utara Jakarta, tinggal dalam kondisi yang memprihatinkan," kata Prasetyo.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads