WNI Dapat 'Hadiah' Visa Schengen Multi-Entry Untuk Jelajahi Benua Biru
Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Komisi Eropa Ursula Von der Leyen dalam pertemuan di Brussels menyepakati beberapa hal termasuk kemudahan visa bagi WNI-Setpres-
Fasilitas ini bukan sekadar kemudahan perjalanan, tetapi juga memiliki dampak strategis:
- Ekonomi dan Pariwisata: Dengan proses visa yang lebih mudah, jumlah turis Indonesia ke Eropa diperkirakan kian meningkat signifikan. Ini juga mendorong kerja sama bisnis, terutama dengan CEPA yang memperkuat perdagangan bilateral.
- Pendidikan dan Jejaring: Pelajar dan profesional muda, bisa memanfaatkan akses ini untuk belajar dari pusat inovasi Eropa, seperti universitas di Belanda atau pusat teknologi di Jerman.
- Hubungan Geopolitik: Presiden Prabowo menegaskan bahwa UE adalah mitra strategis Indonesia. Kebijakan ini memperkuat posisi Indonesia di panggung global, menunjukkan kepercayaan UE terhadap kredibilitas WNI sebagai pelancong yang taat hukum.
- Jembatan Budaya: Dengan visa ini, WNI bisa lebih mudah menjelajahi budaya Eropa, dari kota tua Praha hingga festival seni di Italia, sekaligus mempromosikan budaya Indonesia di Eropa, seperti melalui pameran kuliner atau seni tradisional.
BACA JUGA:BONUS! Saldo DANA Gratis Langsung Cair Hari Ini 14 Juli 2025, Klaim Sekarang Rp706.000
Namun demikian. Meski dianggap sebagai “hadiah” besar, Indonesia belum mendapatkan status bebas visa Schengen seperti 62 negara lain, termasuk Jepang atau Kanada.
Faktor seperti risiko migrasi tidak teratur dan keterbatasan paspor elektronik berbahan polikarbonat masih menjadi hambatan, meskipun Indonesia telah menerbitkan e-paspor sejak 1 Desember 2024.
Hadiah ini sekaligus kans optimisme selanjutnya untuk bebas visa Schengen, terutama karena WNI dikenal taat hukum di Eropa, dengan kasus pelanggaran imigrasi yang minim.
Di media sosial, kabar ini disambut antusias. “Meskipun belum bebas visa, ini sudah big win!” tulis @ghozyulXXX di X, mencerminkan semangat WNI yang kini bisa lebih mudah menjelajahi Benua Biru.
Bagi WNI yang ingin memanfaatkan fasilitas ini, langkahnya sederhana. Ajukan visa Schengen pertama melalui VFS Global, lengkapi dokumen seperti itinerary dan asuransi perjalanan, dan pastikan riwayat perjalanan Anda bersih.
Untuk kunjungan kedua, visa multiple-entry bisa diajukan dengan proses lebih cepat. Bawalah paspor, tabungan cukup, dan rencana perjalanan yang jelas.
Dengan fasilitas ini, Eropa bukan lagi sekadar mimpi. Dari menara Eiffel hingga kanal-kanal Amsterdam, Benua Biru kini lebih dekat untuk WNI.
Untuk informasi lebih lanjut, hubungi VFS Global atau kunjungi situs resmi Kedutaan Jerman di Jakarta. Pastikan dokumen lengkap dan ajukan permohonan minimal 15 hari sebelum keberangkatan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: