Kemenkes Dorong Integrasi Kurikulum AI dalam Pendidikan Kedokteran Nasional

Kemenkes Dorong Integrasi Kurikulum AI dalam Pendidikan Kedokteran Nasional

Kemenkes Dorong Integrasi Kurikulum AI dalam Pendidikan Kedokteran Nasional-Disway/Hasyim Ashari-

BACA JUGA:Bintang 'Fenomena' Setujui ke Manchester United Setelah Kontak dengan Amorim, Gantikan Andrea Onana?

BACA JUGA:Saldo DANA Gratis Rp519.000 Masuk Dompet Digital Kamu, Cair No Tipu-tipu

Tak hanya itu, Kemenkes juga berharap ke depannya kurikulum teknologi AI ini bisa seiring dengan bertambahnya jumlah dokter spesialis di Indonesia. Mengingat, Kemenkes mengatakan hanya bisa mencetak 2.700 dokter spesialis per tahunnya saja.

"Jadi bisa saja beberapa spesialisasi kedokteran tadi sudah menerapkan hal tersebut. Kalau misalnya dokternya ngambil spesialisasinya di luar negeri kan, kan sudah ada yang memasukkan unsur-unsur tersebut," ujar Setiaji.

"Bahkan di dalam praktik nyatanya pun juga sudah pada saat dia melakukan misalnya BPDH, karena sudah berbasis universitas tentunya itu sudah langsung masuk juga praktik-praktik tersebut, langsung pada saat dokternya melakukan spesialisasi tadi," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads