Mengubah Tantangan Jadi Peluang, Komitmen VinFast Bangun Ekosistem EV di Indonesia
Mengubah Tantangan Jadi Peluang, Komitmen VinFast Bangun Ekosistem EV di Indonesia-Istimewa-
BACA JUGA:Seluruh Warga Eks Kampung Bayam Sepakat Pindah ke Rusun JIS: Terima Kasih Bapak Pramono
BACA JUGA:Kasus Gagal Ginjal Anak Meningkat, Dokter Ingatkan Bahaya Konsumsi Mi Instan Berlebihan
Gitamenambahkan, “untuk mencapai Indonesia hijau, investasi modal sangat penting.Namun,untuk menarik investasi ini, harus ada kepastian hukum bagi pelaku industri serta tenaga kerja yang terampil. Setelah dua faktor ini terpenuhi, modal akan datang dengan sendirinya.”
Melanjutkan pernyataan Gita, Kariyanto Hardjosoemarto menjelaskan alasan VinFast memilih Indonesia setelah pasar Eropa, Amerika Serikat, dan India.
“Indonesia adalah salah satu negara dengan populasi terbesar dan bonus demografi yang kuat. Adopsi kendaraan listrik masih rendah, namun tahun ini menunjukkan pertumbuhan pesat, yang menandakan potensi dan peluang besar.
"Selain itu, pemerintah sangat berkomitmen pada kebijakan yang mendukung pelaku industri dalam mengembangkan kendaraan listrik di Indonesia,” ujar Kariyanto.
BACA JUGA:Polda Metro Ungkap Pembajakan Siaran Nex Media di Madura, Dua Tersangka Ditangkap!
BACA JUGA:Langkah Maju PSSI: Ayu Rahimainita Jadi Wanita Pertama yang Direkrut FIFA
Ambisi ekonomi hijau Indonesia tercermin dalam target 2 juta mobil listrik dan 12 juta sepeda motor listrik pada 2030.
Menyadari peluang ini, VinFast berkomitmen untuk berinvestasi di Indonesia dan mengembangkan ekosistem kendaraan listrik yang komprehensif, yang mendorong aksesibilitas, mendukung industri lokal, dan memajukan keberlanjutan jangka panjang.
Mengenai investasi VinFast di Indonesia, Kariyanto menegaskan, “Kami tidak hanya membangun kendaraan listrik, tetapi juga membangun sebuah electric nation.
"VinFast berkomitmen pada investasi jangka panjang, termasuk pabrik perakitan kendaraan listrik senilai USD 200 juta di Subang yang pada awalnya akan memproduksi 50.000 unit pertahun dan langsung mempekerjakan 1.000 pekerja, belum termasuk pemasok.
"Kami juga mengembangkan jaringan pengisian daya kendaraan listrik nasional dengan tujuan menjadikan mobilitas hijau terjangkau, andal, dan inklusif bagi seluruh masyarakat Indonesia.”
BACA JUGA:BREAKING NEWS: Kejagung Terima Keppres Abolisi dari Prabowo, Tom Lembong Bebas Malam Ini!
BACA JUGA:Langkah Maju PSSI: Ayu Rahimainita Jadi Wanita Pertama yang Direkrut FIFA
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: