CMG Gelar Sayap Perdamaian Peringati 75 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Tiongkok
Dalam rangka merayakan 75 tahun terjalinnya hubungan diplomatik antara Indonesia dan Tiongkok, China Media Group (CMG) mengadakan sebuah acara spesial bertajuk "Sayap Perdamaian"-Disway.id/Hasyim Ashari-
JAKARTA, DISWAY.ID — Dalam rangka merayakan 80 tahun terjalinnya hubungan diplomatik antara Indonesia dan Tiongkok, China Media Group (CMG) mengadakan sebuah acara spesial bertajuk "Sayap Perdamaian".
Kegiatan ini menjadi sorotan utama dalam upaya mempererat persahabatan dan kerja sama yang telah terjalin lama antara kedua negara.
BACA JUGA:Spesifikasi Pesawat Latih yang Jatuh di Ciampea Bogor, Ternyata Milik FASI
Acara yang dipenuhi dengan nuansa budaya dan seni ini berlangsung meriah, kegiatan ini menggunakan aktivitas 'flash mob' yang digemari Generasi Z untuk mempromosikan dan meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia dan Tiongkok, khususnya generasi muda, untuk menyerukan perdamaian, berdoa untuk perdamaian, dan menghargai perdamaian.
Andi Qiu selaku penanggung jawab acara dalam sambutannya menekankan bahwa digelarnya acara 'Sayap Perdamaian' sebagai bentuk rasa syukur hidup di negara yang damai sebagai hasil bentuk diplomasi Indonesia dan Tiongkok yang sudah terjalin selama 75 tahun.
"Melalui kegiatan ini, kita ingin terutama di kalangan anak-anak muda, itu lebih meningkatkan kesadaran dan bersyukur generasi muda, terutama Gen Z, untuk mensyukuri bahwa saat ini kita memiliki dunia yang damai, negara yang damai," ujar Andi Qiu ditemui di Sudirman Jakarta Pusat, Minggu 3 Agustus 2025.
"Karena perjuangan atau apa yang kita miliki saat ini, ini adalah hasil perjuangan dari generasi orang tua kita, kakek nenek kita, bahkan yang lebih dahulu lagi mereka mengorbankan nyawa mereka untuk kita memiliki hari ini," sambungnya.
Lebih lanjut, Andi Qiu turut mengapresiasi inisiatif CMG. Mereka menyoroti bagaimana hubungan diplomatik yang telah terjalin selama delapan dekade ini telah membawa banyak manfaat, termasuk peningkatan investasi, perdagangan, dan pertukaran budaya.
Acara "Sayap Perdamaian" ini dianggap sebagai simbol nyata dari komitmen kedua negara untuk terus memelihara dan mengembangkan hubungan yang harmonis.
"Diplomatik Indonesia dan Tiongkok, kemudian bertempatan juga dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 dan bertempatan juga dengan Perang Dunia dalam Menentang Fasisme atau antifasismenya. Ini juga perayaan tahun ke-80. Jadi tema acara kita kali ini, Be Swing ini sebenarnya adalah untuk menyebarkan perdamaian," kata Andi Qiu.
Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi perayaan masa lalu, tetapi juga momentum untuk menatap masa depan yang lebih cerah. Melalui acara seperti ini, masyarakat Indonesia dan Tiongkok diajak untuk lebih memahami satu sama lain, memperkuat ikatan persahabatan, dan bersama-sama menciptakan dunia yang lebih damai dan sejahtera.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: