Mitsubishi Electric Dorong Penerapan Society 5.0 Lewat Sistem Otomasi Bangunan Terintegrasi

Mitsubishi Electric Dorong Penerapan Society 5.0 Lewat Sistem Otomasi Bangunan Terintegrasi

Mitsubishi Electric Dorong Penerapan Society 5.0 Lewat Sistem Otomasi Bangunan Terintegrasi---Dok. Istimewa

JAKARTA, DISWAY.ID - Tantangan perubahan iklim, urbanisasi yang kian pesat, serta kebutuhan efisiensi energi mendorong dunia untuk menata ulang cara bangunan dirancang dan dioperasikan.

Menjawab tantangan tersebut, PT Mitsubishi Electric Indonesia menghadirkan Integrated Building Automation System, sebuah solusi cerdas yang selaras dengan visi Society 5.0.

Menurut data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), kawasan perkotaan saat ini menyerap 78% energi utama dunia dan menghasilkan lebih dari 60% emisi gas rumah kaca global. 

Tanpa konsep berkelanjutan, kota-kota modern akan kesulitan menjaga kualitas hidup masyarakatnya.

BACA JUGA:GIIAS Surabaya 2025, Momentum Strategis MMKSI Lanjutkan Perkenalan Premium Family SUV Mitsubishi Destinator

Society 5.0 dan Lima Pilar Utama

Visi Society 5.0 menempatkan teknologi canggih—mulai dari Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT), hingga Big Data—sebagai solusi atas persoalan sosial. Konsep ini berdiri di atas lima pilar:

  • Automation & Human-Centered AI – teknologi pintar yang berpusat pada manusia.
  • Data-Driven Solutions – pengambilan keputusan berbasis data.
  • Sustainability & Green Innovation – inovasi ramah lingkungan untuk keberlanjutan.
  • Inclusive Society – manfaat teknologi dirasakan semua kalangan.
  • Governance & Ethics – tata kelola etis dalam penggunaan teknologi.

BACA JUGA:Mitsubishi All-New Destinator: 3 Pilihan Tepat untuk Keluarga Premium

Integrated Building Automation System

Implementasi Society 5.0 di sektor bangunan diwujudkan melalui sistem otomasi terintegrasi.

Solusi ini menghubungkan HVAC (Heating, Ventilation, Air Conditioning), pencahayaan, listrik, keamanan, lift/escalator, energi, hingga manajemen air ke dalam satu platform cerdas.

“Bangunan kini bukan hanya struktur fisik, melainkan sistem responsif yang terhubung dan berdampak. Melalui otomasi, pengelolaan dapat lebih efisien sekaligus menempatkan kebutuhan manusia dan keberlanjutan sebagai prioritas,” jelas Muhamad Muchsin, Sales Manager – Process Automation & Building Automation, Industrial Automation Department, PT Mitsubishi Electric Indonesia.

BACA JUGA:Program VIP Fleet Customer Training KTB, Edukasi Konsumen Fleet Teknologi EURO 4 Mitsubishi Fuso

Efisiensi Energi dan Smart Operation

Dengan sistem ini, pengelola bangunan bisa:

  • Mengatur suhu ruangan sesuai jumlah penghuni dan pola pemakaian.
  • Menghemat energi melalui penjadwalan pintar dan integrasi energi terbarukan.
  • Mengendalikan kelembapan, sirkulasi udara, hingga kadar CO₂ secara real-time.
  • Mengelola hingga 2.000 unit AC indoor sekaligus melalui satu controller terpusat.

Selain itu, analitik data real-time memungkinkan pemantauan energi secara menyeluruh. Hal ini mendukung upaya menuju bangunan net-zero emission, sekaligus mengurangi pemborosan sumber daya.

BACA JUGA:Kelebihan Fitur Koneksi dan My Mitsubishi Connect All-New Mitsubishi Destinator, Pantau Kendaraan Setiap Saat serta di Mana Saja

Seminar Society 5.0 dan Kolaborasi Multi Pihak

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: