Mulai dari Prasekolah, Wajib Belajar 13 Tahun Jadi Prioritas Pendidikan Nasional

Mulai dari Prasekolah, Wajib Belajar 13 Tahun Jadi Prioritas Pendidikan Nasional

Mulai dari Prasekolah, Wajib Belajar 13 Tahun Jadi Prioritas Pendidikan Nasional-Dok Disway-

Serta koordinasi lintas sektor dengan dukungan anggaran yang terus meningkat. 

“Kami realistis, dimulai dengan 1 tahun prasekolah sebagai bagian dari wajib belajar. Ini fase krusial untuk menyiapkan transisi anak dari PAUD ke SD yang menyenangkan dan bermakna,” jelas Nia.

Nia menekankan bahwa keberhasilan wajib belajar 13 tahun tidak hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan kewajiban bersama. 

Peran pemerintah daerah, organisasi profesi, dunia usaha, lembaga filantropi, hingga Bunda PAUD disebut sangat penting dalam menggerakkan masyarakat.

BACA JUGA:Heboh! TNI AU Bakal Borong 42 Jet Tempur China Super Lincah, Spesifikasi Ganas yang Bikin Wilayah Nusantara Makin Aman?

BACA JUGA:IEE Series 2025 : Infrastruktur Pengisian Daya, Alat Berat EV, dan Kedaulatan Data Jadi Kunci Transformasi Industri

“Bunda PAUD terbukti mampu menggerakkan lintas perangkat daerah dan komunitas. Kami akan memberi apresiasi atas kiprah mereka yang konsisten memperjuangkan PAUD di daerah,” tambahnya.

Kemendikdasmen juga telah menjalin kemitraan dengan lebih dari 75 organisasi untuk mendukung implementasi pendidikan anak usia dini di berbagai daerah.

Program wajib belajar 13 tahun dipandang sebagai investasi jangka panjang pembangunan manusia Indonesia. 

Anak yang mengikuti PAUD terbukti memiliki tingkat literasi, numerasi, dan motivasi belajar lebih baik dibandingkan yang tidak mengikutinya. 

“Kampanye pentingnya PAUD harus menjadi gerakan bersama. Dengan partisipasi semesta, anak-anak Indonesia akan tumbuh cerdas, sehat, dan berkarakter,” tutup Nia.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait