Alhamdulillah, 40 Guru SLB Dilatih Jadi Pengajar Alquran Isyarat Demi Pendidikan Inklusi

Alhamdulillah, 40 Guru SLB Dilatih Jadi Pengajar Alquran Isyarat Demi Pendidikan Inklusi

Ketua DKM Masjid Baitut Tholibin, Dr. Mariman Darto, S.E., M.Si, menegaskan pentingnya masjid menjadi pusat dakwah inklusif.--Istimewa

JAKARTA, DISWAY.ID – Sebanyak 40 guru Sekolah Luar Biasa (SLB) mengikuti pelatihan Training of Trainers (ToT) Pengajar Al-Qur’an Isyarat yang digelar Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Baitut Tholibin, Jakarta.

Kegiatan ini berlangsung pada 23–24 September 2025 di Aula Masjid Baitut Tholibin, Kompleks Kemendikdasmen, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat.

Program ini digagas untuk memperingati Hari Bahasa Isyarat Internasional yang jatuh setiap 23 September.

BACA JUGA:Wajib Tahu! 12 Syarat Seleksi Administrasi PPG 2025 Bagi Guru Tertentu

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud dukungan terhadap misi Kemendikdasmen dalam mewujudkan pendidikan agama yang merata dan ramah bagi penyandang disabilitas.

Ketua DKM Masjid Baitut Tholibin, Dr. Mariman Darto, S.E., M.Si, menegaskan pentingnya masjid menjadi pusat dakwah inklusif.

“Dalam hal agama, kita harus menggunakan bahasa Islam. Masjid ini kami jadikan inisiator. Tagline kami adalah menjadikan Masjid Baitut Tholibin sebagai masjid yang didedikasikan untuk pengembangan bahasa Islam, termasuk bahasa isyarat,” ujarnya.

BACA JUGA:Jadwal dan Link Resmi Seleksi Administrasi Guru PPG 2025, Langkah Cepat Raih Sertifikasi

Menurut Mariman, para guru SLB yang dilatih akan menjadi pionir dalam mengajarkan Al-Qur’an kepada murid tuli.

Ia juga mengungkap bahwa pihaknya berkomitmen memperluas akses ibadah dan pembelajaran agama melalui fasilitas ramah disabilitas.

“Selain bahasa isyarat, kami juga mengembangkan Al-Qur’an Braille. Namun dukungan fasilitas masih terbatas. Maka kami berinisiatif untuk mengembangkan sendiri bersama mitra dan para guru,” jelasnya.

Kegiatan ToT ini juga mendapat dukungan dari sejumlah pihak, termasuk perusahaan melalui program tanggung jawab sosial (CSR).

BACA JUGA:145.000 Guru PAUD, TK, dan SD Belum S1, Pemerintah Siapkan Program Bantuan Pendidikan

Mariman berharap semakin banyak pihak terlibat agar program ini bisa berkesinambungan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads