Wakil Kepala BGN Nangis Sesenggukan Soal Kasus Keracunan MBG: Saya Minta Maaf
Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, menangis memohon maaf yang mendalam kepada seluruh masyarakat imbas maraknya kasus keracunan usai menyantap MBG-Dok. BGN-
Ia mengaku sangat sedih melihat gambar dan video anak-anak yang terbaring sakit.
"Saya seorang ibu, melihat gambar-gambar di video, sedih hati saya. Kalau anak saya panas saja saya sudah stres bukan main, apalagi melihat anak-anak," lanjut Nanik.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban, Nanik S. Deyang menjanjikan dua langkah krusial.
Evaluasi Total
Pihaknya berjanji akan melakukan evaluasi secara total terhadap seluruh operasional SPPG, memastikan program MBG dilaksanakan sesuai standar dan aturan yang berlaku. BGN juga telah menutup sementara puluhan dapur yang diduga menjadi sumber keracunan.
BGN juga akan menanggung seluruh biaya pengobatan bagi para pelajar yang menjadi korban keracunan MBG, termasuk orang tua yang mungkin ikut mengonsumsi dan mengalami gangguan kesehatan.
BACA JUGA:Gibran di Banyuasin: Santri Harus Cakap Teknologi Pertanian dengan AI
Di akhir pernyataannya, Nanik memohon dukungan dan pengawasan dari seluruh masyarakat, termasuk kepala daerah, agar kasus keracunan tidak terulang.
"Sekali lagi pada anak-anak saya tercinta se-Indonesia dan juga orang tua, saya mohon maaf atas nama BGN dan janji tidak akan lagi terjadi. Tidak akan terjadi lagi," tutupnya.
Kasus keracunan MBG ini telah menjadi sorotan nasional, memunculkan desakan untuk audit menyeluruh terhadap kualitas bahan baku, proses pengolahan, hingga distribusi makanan dalam program yang bertujuan mulia untuk perbaikan gizi anak-anak Indonesia ini.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: