Jane Goodall, Aktivis Satwa Liar dan Pakar Primata Meninggal di Usia 91 Tahun

Jane Goodall, Aktivis Satwa Liar dan Pakar Primata Meninggal di Usia 91 Tahun

Jane Goodall, primatolog sekaligus aktivis lingkungan yang sepanjang hidupnya mendedikasikan diri untuk melindungi satwa liar dan bumi, meninggal dunia di usia 91 tahun.--Britannica

Ia juga meluncurkan program Roots & Shoots, yang mengajak anak-anak di seluruh dunia untuk peduli pada satwa dan bumi.

BACA JUGA:Gawat! Israel Intersepsi Armada Kemanusiaan Global Sumud Flotilla: Puluhan Kapal dan Ratusan Aktivis Ditahan di Lepas Pantai Gaza!

Hingga akhir hayat, Goodall tetap berkeliling dunia, berbicara tentang krisis iklim dan pentingnya keberlanjutan.

Dalam sebuah wawancara dengan CNN pada 2020, ia menegaskan, “Kita lupa bahwa kita bagian dari alam. Masih ada waktu, tapi jendela itu semakin sempit.”

Atas dedikasinya, Goodall menerima berbagai penghargaan bergengsi, termasuk gelar Dame of the British Empire (2003) serta Presidential Medal of Freedom (2025) dari Presiden Amerika Serikat.

BACA JUGA:Israel Serbu Flotilla Sumud, Tangkapi Aktivis Kemanusiaan dan Greta Thunberg, Wanda Hamidah Termasuk?

Ia juga produktif menulis lebih dari 30 buku, termasuk karya populer Reason for Hope: A Spiritual Journey.

Melalui tulisan, film dokumenter, hingga tur internasional, Goodall menjadi ikon global dalam perjuangan menjaga bumi.

Meskipun telah tiada, warisan Jane Goodall akan terus hidup melalui penelitian, lembaga yang ia dirikan, dan inspirasi yang ia tanamkan kepada generasi muda.

“Ya, selalu ada harapan… Itu ada di tangan kita semua,” kata Goodall dua dekade lalu.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Close Ads