Suasana Mencekam saat 14 Penambang Emas Venezuela Tewas Terkubur Hidup-Hidup akibat Tersapu Banjir

Suasana Mencekam saat 14 Penambang Emas Venezuela Tewas Terkubur Hidup-Hidup akibat Tersapu Banjir

Sedikitnya 14 penambang tewas di El Callao, sebuah kota tambang di negara bagian Bolívar, Venezuela bagian selatan.--Mining Technology

JAKARTA, DISWAY.ID - Sedikitnya 14 penambang tewas di El Callao, sebuah kota tambang di negara bagian Bolívar, Venezuela bagian selatan.

Mereka terkubur hidup-hidup setelah tambang emas runtuh akibat banjir hebat yang baru-baru ini melanda negara tersebut.

Bencana itu terjadi setelah hujan deras selama empat jam pada Minggu sore, menurut laporan setempat.

Hujan deras tersebut langsung membanjiri gua-gua bawah tanah dan menewaskan 11 penambang yang berada di dalamnya.

BACA JUGA:Prabowo Reset Besar-besaran di Sektor Tambang dan Energi: Makelar Dibereskan, Smelter Digenjot

Tiga penambang lainnya tewas setelah terjebak di dekat pompa air yang digunakan untuk mengeluarkan air di area tambang.

Para penambang terperangkap di tiga sumur yang masing-masing memiliki kedalaman antara 30 hingga 40 meter, yang tiba-tiba dipenuhi air dalam jumlah besar saat mereka melakukan pekerjaan penambangan bawah tanah.

Sistem Manajemen Risiko Nasional mengonfirmasi informasi tersebut dan menjelaskan dalam pernyataan bahwa kecelakaan itu terjadi di tambang yang dikenal sebagai “Cuatro Esquinas de Caratal,” sekitar 850 kilometer di tenggara ibu kota Caracas, dekat perbatasan dengan Guyana dan Brasil.

BACA JUGA:HAI Polisikan Akun Medsos yang Sebut Putra Kapolri Terlibat Tambang Ilegal!

Organisasi itu merinci bahwa pihak berwenang kini sedang mengeluarkan air dari area yang terendam sebagai langkah awal sebelum dapat mengevakuasi jenazah.

Operasi penyelamatan melibatkan sedikitnya lima lembaga keamanan, penyelamat, dan perlindungan sipil, serta satuan tentara.

Jumlah korban resmi didasarkan pada keterangan para penambang yang berhasil melarikan diri dari banjir tersebut.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan upaya sulit para penyelamat dan rekan kerja korban yang menarik jenazah dari lumpur dan genangan air.

BACA JUGA:Tambang Emas Ilegal Menggila, Bupati Kuansing Siap Tindak Tegas Tanpa Pandang Bulu

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads