Mengenal Keunikan Burung Wiwik Kelabu, Sering Jadi Mitos Tanda Kematian

Mengenal Keunikan Burung Wiwik Kelabu, Sering Jadi Mitos Tanda Kematian

salah satunya adalah burung wiwik kelabu (Cacomantis merulinus).--IPB University

Ada 13 teritori yang tersebar di berbagai area kampus, di antaranya di Kebun Pendidikan Cikabayan dan area arboretum.

Berdasarkan hasil penelitian bersama mahasiswanya, Yaumud Raiyardhi, perjumpaan burung wiwik kelabu terbanyak di Asrama Putri dan Gymnasium IPB University yang termasuk tipe habitat perumahan.

BACA JUGA:Heboh Suara Burung Kena Royalti, LMKN Minta Pemilik Kafe Rekam Suara Sendiri

Terbanyak kedua di sekitar Danau LSI yang termasuk pada habitat tepi lahan basah.

Terbanyak ketiga pada tegakan karet yang berlokasi di antara Perumahan Dosen dan Danau SDGs.

“Wiwik kelabu lebih menyukai tempat-tempat yang menyediakan sumber makanan bagi mereka, yaitu serangga. Oleh karena itu, keberadaannya sangat tergantung pada lingkungan yang memiliki banyak serangga, baik di pekarangan, tepi hutan, ataupun kebun,” katanya.

BACA JUGA:Modal Main Game Selamatkan Burung Langsung Dapat Saldo DANA Gratis Rp443.000 ke Dompet Digital, Cek Cara Klaimnya

Keberadaan burung wiwik kelabu di IPB Dramaga menunjukkan kampus ini  merupakan tempat ideal bagi burung-burung seperti wiwik kelabu untuk bertahan hidup.

Dengan adanya pembukaan lahan di luar kampus yang mengurangi habitat burung, kampus menjadi tempat perlindungan bagi berbagai jenis burung, termasuk wiwik kelabu, yang mencari sarang di tempat-tempat yang aman.

Namun demikian, Dr Yeni mengungkapkan tantangan dalam menjaga keberadaan burung-burung di kampus.

Ia menyoroti pentingnya menjaga habitat alami dan meminimalkan gangguan terhadap burung-burung tersebut.

Meskipun ada upaya pemeliharaan oleh IPB University dengan menjaga sebagian besar lahan tetap terbuka, gangguan dari manusia seperti penangkapan burung masih menjadi masalah.

“Agar keberadaan wiwik kelabu dan burung lainnya di Kampus IPB Dramaga tetap terjaga, perlu ada keterlibatan masyarakat sekitar kampus dalam upaya konservasi. Sosialisasi mengenai pentingnya menjaga keanekaragaman hayati, pelarangan penangkapan burung, dan pemeliharaan habitat alami harus dilakukan secara intensif oleh IPB University,” pungkasnya

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads