Lenacapavir: Suntikan Dua Kali Setahun yang Jadi Harapan Baru Indonesia Bebas AIDS 2030
Kasus HIV-AIDS di Jawa Timur tembus 8.962 pada 2025, didominasi perilaku seks berisiko dan narkoba suntik.-Istimewa-
• Akses yang lebih luas terhadap obat dan inovasi medis terbaru
• Sistem layanan kesehatan yang inklusif dan bebas stigma
• Edukasi berkelanjutan bagi masyarakat
• Kolaborasi multipihak, termasuk akademisi, pemerintah, tenaga kesehatan, industri farmasi, hingga komunitas
BACA JUGA:Mayoritas Kecelakaan Nataru Disebabkan Kondisi Pengemudi, Menkes Ingatkan Tes Alkohol dan Narkotika
BACA JUGA:PGN Salurkan 3 Ton Bantuan Tahap Kedua Gandeng Garuda Indonesia, untuk Korban Bencana Sumatera
“Peringatan Hari AIDS Sedunia bukan sekadar seremoni, tetapi momen untuk memperkuat komitmen kolektif. Dengan ilmu pengetahuan, inovasi obat, serta dukungan kebijakan yang berkelanjutan, kita memiliki peluang besar untuk mengakhiri epidemi HIV,” tutup Prof. Maksum.
Dalam kesempatan ini, Rektor Universitas Esa Unggul, Dr. Ir. Arief Kusuma Among Praja, ST, MBA, IPU, ASEAN Eng., menyampaikan komitmennya:
“Sebagai institusi pendidikan tinggi, kami percaya bahwa ilmu pengetahuan, inovasi, dan edukasi publik adalah kunci dalam menekan penyebaran HIV. Universitas Esa Unggul berkomitmen menjadi bagian dari solusi melalui penelitian, kolaborasi, dan penyadaran masyarakat,” tegasnya.
Rektor kembali menegaskan peran moral dan kemanusiaan dalam upaya penanganan HIV/AIDS di Indonesia.
BACA JUGA:Danantara Paparkan Roadmap Investasi 2026, Fokus Mandat Ganda dan Proyek Strategis
“Isu HIV bukan hanya persoalan medis, tetapi juga persoalan kemanusiaan. Tidak boleh ada stigma, diskriminasi, atau penghalang layanan kesehatan yang membuat seseorang takut untuk memeriksakan diri atau mencari pengobatan. Kita harus berdiri bersama—mendukung, bukan menghakimi,” ujarnya.
Universitas Esa Unggul berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam bidang riset kesehatan, edukasi publik, serta kolaborasi dengan lembaga nasional maupun internasional dalam mendukung upaya pengendalian HIV/AIDS di Indonesia.
Melalui pendidikan, inovasi, dan penelitian terapan, UEU berharap dapat menjadi bagian dari solusi menuju Indonesia yang lebih sehat dan bebas AIDS pada tahun 2030.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: