BNPB: 166,8 Ton Logistik Sudah Tersalurkan ke Daerah Terdampak Banjir di Aceh

BNPB: 166,8 Ton Logistik Sudah Tersalurkan ke Daerah Terdampak Banjir di Aceh

BNPB telah menyalurkan 166,8 Ton Logistik untuk korban Banjir Sumatera-Dok. BNPB-

JAKARTA, DISWAY.ID - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto perkembangan distribusi logistik dan pemulihan jaringan komunikasi di Provinsi Aceh pascabanjir bandang dan longsor yang melanda wilayah tersebut.

Menurut laporan BNPB, stok logistik di Aceh terpusat di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda.

BACA JUGA:DBL-Kemenpora-Kemendikdasmen Bahas Olahraga Pelajar di Indonesia Sports Summit 2025

BACA JUGA:Founder Rumah Aktivis Sejahtera Sumbar Sayangkan Opini Sesat Ferry Irwandi soal Bencana Sumatera

Hingga hari ini, sebanyak 166,8 ton logistik telah disalurkan ke berbagai daerah kabupaten/kota. 

Sementara itu, buffer stock atau stok cadangan yang masih tersedia mencapai 103,7 ton.

“Ini adalah barang-barang yang memang memerintahkan kita untuk menyalurkannya ke daerah. Banyak juga yang langsung ke kabupaten/kota, tidak melalui posko kami. Sehingga tentu saja di lapangan ini lebih banyak lagi, Bapak Presiden,” jelas Kepala BNPB saat rapat koordinasi bersama Presiden Prabowo Subianto, Minggu, 7 Desember 2025.

BACA JUGA:BNPB: Jaringan Komunikasi di 15 Wilayah Banjir Aceh Berangsur Pulih, 5 Daerah Masih Andalkan Starlink

Distribusi logistik yang disalurkan tidak hanya mencakup makanan, tetapi juga berbagai kebutuhan dasar masyarakat, seperti pakaian dan perlengkapan lainnya.

Lebih lanjut, ia melaporkan sejauh ini 15 wilayah yang terdampak banjir di Aceh telah mengalami pemulihan jaringan.

"Dari 18 kabupaten/kota yang terdampak di Provinsi Aceh, ini 15 sudah mulai pulih," kata Suharyanto.

Suharyanto menyebut 5 wilayah diantaranya masih menggunakan internet Starlink. Adapun 5 wilayah itu adalah Aceh Tengah, Bener Meriah, Aceh Tenggara, Gayo Lues, dan Aceh Tamiang. 

BACA JUGA:5 Cara Atasi Wajah Breakout akibat Skincare, Hindari Memegang Wajah!

"Ini secara berangsur-angsur akan kita normalkan, sehingga masyarakat ini dapat berkomunikasi ke luar. Tetapi tidak ada lagi yang sama sekali tidak bisa berkomunikasi, karena sudah kita mendorong internet Starlink dari berbagai kementerian/lembaga dan masyarakat," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads