Candu Game Online Jadi Pelarian di antara Warnet dan Rumah, Saatnya Orangtua Mengambil Kendali

Candu Game Online Jadi Pelarian di antara Warnet dan Rumah, Saatnya Orangtua Mengambil Kendali

Ilustrasi Gamers bermain game online--Candra Pratama

"Emg saya sepakat sama bokin ga kasih aja. Walau dipergaulan teman-temannya pada menggunakan gadget," ucapnya.

BACA JUGA:Dampak Positif dan Negatif Game Online yang Bakal Dibatasi Buntut Tragedi Ledakan SMAN 72

Dampak Game Kekerasan pada Ideologi, Emosi, dan Perilaku Remaja

Psikolog Kasandra Putranto menegaskan bahwa game kekerasan tidak otomatis membuat anak menjadi pelaku kekerasan, namun bisa memengaruhi cara mereka memandang konflik jika tidak ada pendampingan.

“Yang berbahaya itu bukan game-nya, tapi ketika anak bermain tanpa regulasi emosi dan tanpa figur yang bisa menjelaskan mana yang fiksi, mana yang nyata,” ujar Kasandra kepada Disway.

Ia menjelaskan tiga lapisan pengaruh:

Ideologi / cara pandang

Paparan berulang bisa membuat kekerasan terasa “normal”.

“Anak jadi tidak terlalu kaget melihat kekerasan. Itu yang disebut desensitisasi,” katanya.

Emosi

Anak menjadi lebih mudah marah, frustrasi, atau impulsif.

“Game kekerasan bisa menaikkan emosi negatif dalam jangka pendek,” jelasnya.

Perilaku

Pengaruhnya tidak langsung, namun bisa muncul sebagai agresi ringan.

“Bukan kriminalitas, tapi perilaku agresif kecil—mengejek, mendorong, atau berbicara kasar,” ujarnya.

Namun ia menegaskan bahwa faktor keluarga jauh lebih kuat.

“Anak dengan komunikasi baik di rumah, aturan jelas, dan dukungan sekolah yang hangat—biasanya aman. Game tidak akan menjadi satu-satunya penentu,” tegas Kasandra.

BACA JUGA:Sasar Minimarket, Satgas Akan Tutup Layanan Top Up Game Online yang Terafiliasi Judi Online


Berlokasi di Jalan Kembangan Raya No.11H, Kembangan, Jakarta Barat, di situlah Colosseum Arena bertempat. --Candra Pratama

Regulasi Pemerintah: Ada, tapi Mengapa Banyak Orang Tua Tak Mengetahuinya?

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait