Di Hadapan AHY, Menteri Dody Paparkan Respons Cepat PU Tangani Bencana di Sumatera

Di Hadapan AHY, Menteri Dody Paparkan Respons Cepat PU Tangani Bencana di Sumatera

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menghadiri Rapat Koordinasi Tingkat Menteri membahas penanganan pascabencana Sumatera di Kantor Kementerian Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) pada Kamis, 11 Desember 2025-disway.id/Candra Pratama-

"Kerusakan infrastruktur bina marga tercatat pada 76 ruas jalan nasional sepanjang 2.058 km dan 31 jembatan nasional sepanjang 2.537 m, serta 108 ruas jalan daerah dan 49 jembatan daerah," urainya.

Selain itu, masih kata Dody, terdapat 6 ruas jalan tol terdampak akibat cuaca ekstrem yang meliputi ruas Sigli - Banda Aceh, Binjai - P. Brandan, Medan - Kualanamu - Tebingtinggi, Belawan - Medan - Tj. Morowa, Medan - Binjai, dan Padang - Sicincin. 

BACA JUGA:Kebakaran Kantor Terra Drone Sebabkan 22 Orang Tewas, Komisi III Desak Pengusutan Tuntas

BACA JUGA:Rencana RI Bikin PLTN Didengar Putin: Kami Punya dan Siap Bantu

"Saat ini seluruh jalan tol terdampak sudah beroperasi secara normal kecuali pada Ruas Tol Medan - Kualanamu - Tebing Tinggi," tambahnya. 

Pada sektor sumber daya air, Kementerian PU mengidentifikasi kerusakan pada 127 sungai, 13 bendung, 4 jaringan irigasi, 1 tanggul, 3 checkdam, 2 dermaga jetty dan 11 fasilitas air baku. 

Dengan luas daerah irigasi dan bendung yang menjadi kewenangan nasional lebih dari 3.000 ha. 

"Sementara untuk sektor Cipta Karya, terdapat 85 SPAM dan IPA terdampak serta 143 lokasi infrastruktur berbasis masyarakat yang terdampak. Cukup banyak fasilitas dasar masyarakat yang terdampak, oleh karena itu penanganan darurat akan terus kami percepat,” ungkapnya. 

Kerusakan juga terjadi pada infrastruktur prasarana strategis seperti sekolah, pasar, pondok pesantren, fasilitas kesehatan, dan rumah ibadah. 

BACA JUGA:Canda Prabowo saat Undang Putin ke Indonesia: Jangan ke India Saja!

BACA JUGA:UU Kepariwisataan Baru Perkuat Peran Pariwisata Sebagai Pilar Pembangunan Nasional

Sebanyak 973 sekolah, 562 madrasah, 53 pasar, 212 pondok pesantren, 308 fasilitas kesehatan, 29 kantor serta 360 rumah ibadah tercatat mengalami kerusakan di seluruh wilayah terdampak.

Menteri Dody mengatakan, hingga 10 Desember 2025, Kementerian PU telah mengestimasikan kebutuhan anggaran penanganan bencana di ketiga provinsi yang mencapai Rp51,82 triliun. 

Anggaran tersebut terdiri dari Rp2,72 triliun untuk tanggap darurat dan Rp49,10 triliun untuk rehabilitasi dan rekonstruksi. 

Pada kesempatan tersebut, Menteri Dody juga menyampaikan apresiasi atas dukungan lintas kementerian dan pemerintah daerah. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads