PPN 12% Bikin Susah! Boro-Boro Beli HP atau Mobil, Rp100 Ribu Sehari Gak Cukup

PPN 12% Bikin Susah! Boro-Boro Beli HP atau Mobil, Rp100 Ribu Sehari Gak Cukup

Kebijakan kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) mulai dirasakan pelaku usaha, khususnya di sektor otomotif dan produk elektronik. --Dimas Rafi

JAKARTA, DISWAY.ID - “Duit seratus ribu sehari gak cukup!”

Keluhan itu kian sering terdengar dari para ibu rumah tangga di tengah tekanan biaya hidup yang terus meningkat.

Keinginan untuk membeli berbagai kebutuhan kerap terbentur mahalnya hidup sehari-hari.

Jika dulu Rp100 ribu masih cukup untuk memenuhi kebutuhan makan sehari, kini malam hari harus diakali, atau pengeluaran lain terpaksa ditekan.

BACA JUGA:Hore! Menkeu Purbaya Sebut Kenaikan PPN Tunggu Pertumbuhan Ekonomi Tembus 6 Persen

Kondisi ini mencerminkan turunnya daya beli masyarakat, terasa jelas sejak kenaikan PPN dari 11% ke 12% yang diberlakukan Presiden Prabowo Subianto pada 1 Januari 2025.

Walaupun kebijakan ini hanya dikenakan terhadap barang dan jasa mewah, atau barang dan jasa tertentu yang selama ini sudah terkena PPN barang mewah, dampak dari kenaikan PPN 12 persen tersebut juga turut menyelimuti sektor penjualan bahan pokok di pasaran.

BACA JUGA:Purbaya Usul Potong PPN Dorong Daya Beli, Pengamat: Ekonomi Bisa Kembali Stabil

Kondisi kehidupan nyata ini dirasakan Santhy Rini (50), yang merupakan seorang ibu rumah tangga di Jakarta. 

Dalam hal ini, Santhy mengungkapkan bahwa dirinya hanya membeli bahan makanan, yang diperlukan untuk makan dirinya dan keluarganya selama sehari saja.

Dengan cara ini, dirinya menambahkan, dirinya dapat menyisihkan sisa uang belanja miliknya, yang kemudian ia gunakan baik untuk berbelanja keesokan harinya, atau untuk keperluan lainnya.

"Karena biasanya tadi, uang belanja saya antara Rp 50.000 sampai Rp 100.000, tiap harinya. Tapi kan bahkan Rp 100.000 pun aja kadang gak cukup, jadi kalo gak saya tambahin pake uang sendiri, ya cuma beli yang buat makan malam aja, gak nyetok apa-apa," tutur Santhy.

BACA JUGA:PPN 12 Persen Jadi Ancaman Industri Padat Karya, Ini Tanggapan IKEA

Harga Naik, Strategi UMKM dan Pedagang Bertahan

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Close Ads