PPN 12% Bukan Sekadar Angka: Rakyat Menjerit, Industri Tercekik

PPN 12% Bukan Sekadar Angka: Rakyat Menjerit, Industri Tercekik

Di balik cerita ibu rumah tangga, pedagang, dan pekerja yang mengencangkan ikat pinggang, kebijakan PPN 12% kini dipertanyakan secara lebih serius.--Bianca Khairunnisa

"kami berharap Dengan begitu, konsumen memahami alasan kualitas, dan pabrikan berani menanamkan modal jangka panjang secara konsisten dan terukur," pungkasnya.

Meski kenaikan PPN 12% sudah berjalan setahun, efeknya masih terasa di kantong masyarakat hingga di lini industri. 

Dari ibu rumah tangga yang menahan belanja, hingga pabrikan otomotif yang menunda produksi, tekanan ini membentuk gelombang konsekuensi yang tak bisa diabaikan. 

Tantangan kini bukan hanya soal angka pajak, tapi bagaimana kebijakan ini bisa menyeimbangkan keadilan sosial, daya beli masyarakat, dan pertumbuhan ekonomi.

Selanjutnya, bagaimana langkah pemerintah dan respons sektor bisnis menghadapi tekanan ini, apakah solusi yang ditawarkan cukup untuk meredam gejolak yang semakin nyata?

Anisha Aprilia, Bianca Khairunnisa, Dimas Rafi

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads