Retno Marsudi Bagikan Tips Produktif di Tengah Ketidakpastian Global
Eks Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, membagikan tips produktif menghadapi berbagai tantangan di tengah situasi dunia global yang serba dalam ketidakpastian-Disway.id/Fandi Permana-
JAKARTA, DISWAY.ID - Tantangan global dewasa ini makin tak terprediksi.
Mulai dari gejolak geopolitik global yang dinamis, perekonomian yang anjlok hingga kesehatan yang dilanda berbagai pandemi baru.
BACA JUGA:Prabowo-PM Inggris Sepakati Pembangunan 1.582 Kapal Nelayan, Serap 600 Ribu Tenaga Kerja
BACA JUGA:Kronologi Pembegalan Pegawai SPPG di Bekasi Versi Polisi
Hal itu lah yang saat ini menjadi perbincangan publik bahkan dunia karena ada ancaman Perang Dunia III bisa terjadi.
Eks Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, membagikan tips produktif menghadapi berbagai tantangan di tengah situasi dunia global yang serba dalam ketidakpastian.
Ia menyebut, pesatnya perkembangan dunia menuntut manusia untuk bersifat adaptif.
"Oke, jadikan dunia berkembang dengan cepat, banyak sekali ketidakpastian. Tetapi pada akhirnya kita harus bertanya, apakah di tengah ketidakpastian ini kita harus melepaskan nilai-nilai dan tujuan? (0:14) Dan jawabannya ternyata tidak. Kita justru di saat yang sulit, justru di saat yang penuh ketidakpastian, kita memerlukan nilai dan tujuan itu sebagai kompas kita," kata Retno saat ditemui di Kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu, 21 Januari 2026.
Retno menambahkan, berdasarkan data yang ia pelajari, ketidakpastian itu bisa menjadi peluang tersendiri. Ia mengambil contoh, bahwa sebuah perusahaan yang memiliki value dan nilai dalam perjalanannya pasti bisa melewati ketidakpastian global tersebut.
BACA JUGA:Penampakan Black Box Pesawat ATR 42-500 PK-THT yang Ditemukan di Dasar Jurang Bulusaraung
"Dan saya berusaha untuk melihat dari data, ternyata even untuk company yang mereka memiliki nilai dan tujuan, itu kinerjanya menjadi lebih baik dibanding dengan peers-nya untuk jangka panjang. Tadi saya sebutkan bahwa untuk pertumbuhan perusahaan itu tiga kali lipat lebih cepat dibanding dengan pesaingnya. Jadi antara yang memiliki values and purpose dengan yang tidak," paparnya.
Retno juga memaparkan bahwa dampak PHK hingga lapangan kerja yang sulit banyak disebabkan tak ada penerapan Values dalam menjalankan usaha.
Ia yakin, jika perusahaan bisa menerapkan standar kerja yang baik dan dinamis, masa sulit yang dihadapi berbagai dunia niscaya bisa diselesaikan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: