IHSG Anjlok 8%, Pasar Saham Masih Ogah Bergairah Hari Ini
Usai anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebesar 8 persen ke level 8.261,79 menghiasi penutupan perdagangan indtraday sesi kedua pada Rabu 28 Januari 2026 lalu, IHSG kembali ditutup dengan terkoreksi 88,354 poin, atau setara 1,06 persen ke posisi--Istimewa
JAKARTA, DISWAY.ID - Kendati dibuka menguat, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan indtraday sesi kedua Rabu 28 Januari 2026 justru ditutup dengan anjlok 8 persen ke level 8.261,79, atau terkoreksi sebanyak 718 poin.
Dilansir dari data PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, pelemahan sendiri dipimpin oleh saham-saham sektor Infrastructures (-10.15 persen) dan Energy (-8.99 persen).
Menurut Direktur Reliance Sekuritas Indonesia, Reza Priyambada, sentimen negatif sendiri disebabkan oleh langkah MSCI yang menghentikan/menjeda penyesuaian tertentu terkait efek saham Indonesia dalam indeks mereka menyoroti isu investability pasar Indonesia.
"Hal ini termasuk masalah transparansi struktur kepemilikan dan kekhawatiran perilaku perdagangan terkoordinasi," ucap Priyambada kepada Disway secara daring, pada Kamis 29 Januari 2026.
BACA JUGA:MSCI Jadi Biang Kerok IHSG Anjlok? Purbaya Ancam Bakal Datangi BEI
Di sisi lain, asing membukukan net sell sebesar Rp 6.12 triliun di pasar reguler dengan saham-saham yang paling banyak dijual seperti: BBCA, BMRI, BBRI, TLKM, dan ANTM.
Hal ini sendiri juga didukung oleh indeks utama bursa AS Bursa saham Wall Street ditutup mayoritas menguat.
"Sentimen positif disebabkan oleh Federal Reserve mempertahankan suku bunga tetap seperti yang diperkirakan pada level 3.5 persen - 3.75 persen," jelas Priyambada.
BACA JUGA:IHSG Anjlok karena MSCI, Purbaya: Justru Good Time to Buy!
Prediksi Pergerakan Saham
Dengan kondisi terkini, PT Reliance Sekuritas Indonesia memproyeksikan bahwa IHSG pada perdagangan Rabu 28 Januari 2026 akan bergerak di kisaran support pada level 7,974 dan resistance pada level 8,188, dengan kecenderungan melemah.
"Secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk black spinning top, masih di atas MA80, indikator MACD dead cross. Dengan demikian, kami proyeksikan hari ini IHSG akan mengalami pelemahan," ujar Priyambada.
BACA JUGA:IHSG Mendadak Loyo, Investor Diminta Jangan Panik
Rekomendasi Saham
Sementara itu, berikut adalah empat rekomendasi saham potensial rekomendasi para analis yang menarik untuk dipantau, yang terdiri dari:
Stock picks: MEDC, PSAB, HMSP, INDF
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: