IHSG Anjlok karena MSCI, Purbaya: Justru Good Time to Buy!
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menilai anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dipicu sentimen laporan Morgan Stanley Capital International (MSCI) -Disway.id/Anisha Aprilia-
JAKARTA, DISWAY.ID - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dipicu sentimen laporan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang menyoroti isu transparansi dan praktik “goreng saham” di pasar modal Indonesia.
Namun, ia menjelaskan, penurunan IHSG tersebut bersifat sementara dan merupakan reaksi berlebihan pasar.
BACA JUGA:BPS Sebut 40 Persen Buruh RI Kerja Berlebihan, Menkes: Yang Penting Tidur 8 Jam
BACA JUGA:Onad Ingin Sambangi Habib Jafar Usai 3 Bulan Rehab: Sudah Pasti Itu!
“IHSG jatuh karena berita MSCI yang menganggap kita kurang transparan dan banyak goreng-gorengan saham. Padahal ini baru laporan pertama dan masih ada waktu eksekusi sampai bulan Mei,” ujar Purbaya, di Kompleks Istana Kepresidenan, Rabu, 28 Januari 2026.
Menurutnya, reaksi pasar terhadap laporan tersebut dinilai berlebihan karena proses penyesuaian masih memiliki waktu hingga Mei mendatang.
"Ini saya pikir reaksi yang berlebihan, karena kan ini baru laporan pertama kan? Masih ada waktu eksekusi sampai bulan Mei kan?” ujar dia.
Mantan Ketua LPS ini mengaku telah berkomunikasi dengan Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan memastikan seluruh catatan yang disampaikan MSCI akan dibereskan sebelum tenggat waktu tersebut.
BACA JUGA:Kejaksaan Diminta Bongkar Persoalan Kuota Pupuk
BACA JUGA:IHSG Mendadak Loyo, Investor Diminta Jangan Panik
Karena itu, Purbaya optimistis perusahaan-perusahaan di Indonesia masih memiliki peluang besar untuk kembali masuk ke indeks MSCI dan menjadi tujuan investasi investor global.
“Ini hanya shock sesaat. Perusahaan-perusahaan itu pasti bisa memenuhi syarat MSCI dan kembali masuk indeks,” tegasnya.
Purbaya bahkan menilai kondisi saat ini justru menjadi momentum yang baik bagi investor.
"Jadi kalau bursa saham jatuh gara-gara itu, dan kita tahu itu akan diperbaiki dalam waktu yang tidak terlalu lama sebelum bulan Mei harusnya sekarang a good time to buy,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: