8 dari 10 Orang Indonesia Berharap Lebih Sehat dan Sejahtera secara Finansial Tahun Ini
Lebih dari 8 dari 10 orang Indonesia atau delapan puluh satu persen (81%) responden di Indonesia menyatakan optimisme terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi mereka dalam 12 bulan mendatang.--Istimewa
BACA JUGA:Dirut BPJS Kesehatan Ungkap Alasan Kenapa Harus Ada Kuota Pasien Per Hari di Faskes, Bukan Dibatasi
Temuan ini didukung oleh data regional yang komprehensif.
Dilakukan pada bulan Oktober 2025, Survei Asia Pasifik Health and Economic Empowerment Survey 2025 menpolling 8.505 responden, termasuk 2.245 pengusaha di 11 pasar, mencakup Australia, Hong Kong, Indonesia, Jepang, Korea, Malaysia, Filipina, Singapura, Taiwan, Thailand, dan Vietnam.
Temuan menunjukkan tingkat keyakinan kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan yang jauh lebih tinggi di kalangan pengusaha (76%) dibandingkan non-pengusaha (66%) di Indonesia.
BACA JUGA:Studi Kasus Bethsaida Healthcare: Layanan Terintegrasi Bantu Pasien Pulih Lebih Cepat
Pengusaha menunjukkan optimisme ekonomi yang kuat, dengan 84% orang Indonesia mengharapkan peningkatan kesejahteraan finansial mereka dalam 12 bulan mendatang, dibandingkan 76% non-pengusaha.
“Temuan ini menegaskan korelasi kuat antara pemberdayaan kesehatan dan ekonomi. Individu yang merasa sangat diberdayakan untuk membuat keputusan yang meningkatkan kesejahteraan ekonomi mereka juga cenderung menunjukkan pemberdayaan kesehatan yang lebih besar. Hal ini mengilustrasikan bahwa keyakinan dalam pengambilan keputusan finansial sangat terkait dengan keyakinan dalam mengelola kesehatan pribadi,” pungkas Oktrianto
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: