Bayi Sering Gumoh? RS Premier Bintaro Jelaskan Bedanya Regurgitasi, GER, dan GERD
RS Premier Bintaro Ungkap Fakta Regurgitasi dan GERD pada Bayi---Dok. Istimewa
Dokter Spesialis Jelaskan Perbedaan Regurgitasi dan GERD
Sebagai narasumber utama, Prof. Dr. Badriul Hegar, Sp.A(K), Dokter Spesialis Anak Konsultan Gastrohepatologi, menegaskan bahwa tantangan terbesar di lapangan adalah membedakan regurgitasi fisiologis dengan GERD pada bayi.
“Regurgitasi dan GER itu sering dan umumnya tidak berbahaya, sedangkan GERD jarang. GERD perlu dicurigai bila terdapat tanda bahaya, seperti gagal tumbuh, regurgitasi berdarah, nyeri hebat, atau gangguan neurologis,” jelas Prof. Badriul Hegar.
Tangisan Bayi Tak Selalu Tanda GERD
Dalam sesi diskusi juga disampaikan bahwa bayi rewel, sering menangis, atau gumoh berlebihan tidak selalu menandakan GERD pada bayi. Kondisi tersebut juga dapat terjadi pada bayi sehat.
Oleh karena itu, evaluasi medis bayi diperlukan untuk menyingkirkan kemungkinan penyakit lain, seperti alergi protein susu sapi, sebelum menetapkan diagnosis GERD.
Penanganan Regurgitasi Bayi Tanpa Obat
Penatalaksanaan awal regurgitasi dan GER pada bayi umumnya bersifat non-farmakologis, seperti edukasi orang tua, melanjutkan ASI eksklusif, menghindari overfeeding, pengaturan posisi bayi, serta penggunaan susu formula yang ditebalkan bila diperlukan.
Pemberian obat bukan terapi lini pertama, dan hanya dipertimbangkan pada kasus GERD bayi yang telah terkonfirmasi secara medis.
Komitmen RS Premier Bintaro Tingkatkan Literasi Kesehatan
Melalui kegiatan ini, RS Premier Bintaro menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan edukasi kesehatan anak yang komprehensif dan berbasis ilmiah, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan media dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: