Akar Masalah Royalti Musik, PNBP Besar tapi dari 7 Juta Database Lagu Cuma 20 Ribu Lagu Terdaftar

Akar Masalah Royalti Musik, PNBP Besar tapi dari 7 Juta Database Lagu Cuma 20 Ribu Lagu Terdaftar

What’s Up Kemenkum Campus Calls Out yang diselenggarakan di Universitas Indonesia, bertema “Royalti Musik di Ruang Publik, Di Mana Batas Keadilan?”.--Disway

“Kalau saya selalu menganalogikan seperti mau buka warung nasi goreng, main coursenya, tapi enggak mau nyisihin duit buat beli beras,” ujar Marcell.

Ia menegaskan bahwa LMKN bersama para komisioner lain terus melakukan sosialisasi, meski masih banyak pihak yang kebingungan terhadap arah kebijakan royalti tersebut.

BACA JUGA:Hadiri Sidang SCCR, Indonesia Memimpin Perjuangan Global untuk Royalti Digital yang Adil

“Ini seperti hubungan pacaran, ada beberapa hal yang harus disosialisasikan. Bukan enggak peduli, tapi bingung mau diarahkan ke mana,” katanya.

Marcell juga menyoroti perbedaan pemahaman mengenai konsep keadilan dalam pengelolaan royalti. Menurutnya, keadilan dalam kebijakan sosial tidak bisa disamakan dengan keadilan teknis dalam distribusi royalti.

“Kalau bicara batas keadilan, keadilan seperti apa? Ada keadilan bicara dalam kompartemen kebijakan sosial. Itu beda dengan keadilan teknis pengelolaan royalti,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa distribusi royalti harus didasarkan pada hak penggunaan karya secara proporsional.

 

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads