Nasib 7 Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia Setelah Menang Banding Sementara di CAS

Nasib 7 Pemain Naturalisasi Timnas Malaysia Setelah Menang Banding Sementara di CAS

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Malaysia menegaskan bahwa proses naturalisasi terhadap tujuh pemain Timnas Malaysia telah dilakukan secara sah dan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku-Tangkapan layar.AFC-

KUALA LUMPUR, DISWAY.ID- Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) berhasil memenangkan banding sementara di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) terkait sanksi FIFA terhadap tujuh pemain naturalisasi Timnas Malaysia.

Keputusan ini pun mempengaruhi nasib ketujuh pemain yang sempat mendapat sanksi tersebut.

Mereka kembali beraktivitas sepak bola sambil menunggu putusan akhir sidang CAS yang dijadwalkan pada 26 Februari 2026.

BACA JUGA:BPDP: Hasil Sawit Indonesia Kalah Efisien Dibanding Malaysia, Padahal Lahan Lebih Luas

Kasus ini bermula dari sanksi FIFA pada September 2025, di mana FAM didenda 350.000 Swiss francs dan ketujuh pemain dilarang bermain selama 12 bulan karena dugaan pemalsuan dokumen naturalisasi.

Pemain tersebut adalah Facundo Garcés (Argentina), Rodrigo Holgado (Argentina), Imanol Machuca (Argentina), João Figueiredo (Brasil), Gabriel Palmero (Spanyol), Jon Irazábal (Spanyol), dan Héctor Hevel (Belanda).

Mereka sempat tampil di laga kualifikasi Piala Asia 2027, termasuk kemenangan 4-0 atas Vietnam pada Juni 2025.

Sekretaris Jenderal AFC, Datuk Seri Windsor Paul John, mengungkapkan bahwa pengaduan berasal dari Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) pasca-kekalahan mereka.

FIFA kemudian menjatuhkan sanksi setelah penyelidikan menemukan pelanggaran aturan kewarganegaraan. Banding FAM ke FIFA ditolak pada November 2025, namun permohonan penangguhan ke CAS dikabulkan pada 26 Januari 2026.

BACA JUGA:Update Ranking FIFA: Timnas Indonesia Disalip Malaysia, Thailand Superior di Kawasan ASEAN

FAM menyatakan keputusan CAS sebagai "peristiwa langka" dan pertama kali dalam sejarah mereka mengajukan banding semacam ini.

"CAS telah mengabulkan permohonan penangguhan eksekusi sanksi FIFA terhadap tujuh pemain tersebut. Mereka diizinkan melanjutkan karier hingga keputusan akhir CAS," tulis FAM dalam pernyataan resmi.

Sekjen AFC menilai peluang Malaysia menang banding final di CAS sekitar 50-50. Jika menang, sanksi bisa dicabut sepenuhnya; jika kalah, larangan 12 bulan akan berlaku retroaktif.

Kasus ini menjadi sorotan di Asia Tenggara karena melibatkan kebijakan naturalisasi agresif Harimau Malaya untuk memperkuat tim.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait

Close Ads