Selebgram Nabilah O'Brien Pemilik Bibi Kelinci Dijadikan Tersangka Usai Laporkan Pelanggan Tak Bayar Pesanan
Nabilah O'Brien pemilik Bibi Kelinci dijadikan tersangka oleh Bareskrim Polri usai lapor pelanggan tak bayar di restorannya.--Instagram @nabobrien.
JAKARTA, DISWAY.ID - Selebgram Nabila O'Brien pemilik kedai kopitiam Bibi Kelinci dijadikan tersangka usai lapor pelanggan tidak membayar pesanan.
Lewat akun Instagram pribadinya @nabobrien, Nabilah O'Brien curhat dirinya dijadikan tersangka oleh Bareskrim Polri dan membayar uang senilai Rp1 miliar rupiah.
Sebelumnya, Nabilah O'Brien melaporkan dugaan pencurian yang dilakukan salah satu pelanggan Bibi Kelinci.
BACA JUGA:Waduh! Diduga Kena Campak, Selebgram Ruce Nuenda Malah Asyik Keluyuran dan Pakai Fasilitas Publik
Namun mirisnya, laporan tersebut jadi boomerang bagi Nabilah karena dirinya justru ditetapkan sebagai tersangka.
"Saya korban pencurian yang menjadi tersangka di Bareskrim Polri, saya diam selama 5 bulan karena saya takut untuk bersuara dan berbicara." ujar Nabilah sambil tersedu.
Dalam keterangannya, Nabila juga diminta mengakui apa yang diungkapkannya termasuk rekaman CCTV yang dijadikan barang bukti adalah fitnah.
"Selama 5 bulan saya diminta untuk mengakui bahwa apa yang saya ungkapkan dan CCTV saya adalah fitnah" sambungnya.
Nggak cuma itu saja, Nabilah juga diminta membayar uang senilai Rp1 miliar rupiah, padahal kasus pencurian yang dilaporkan kerugian baginya hanya sekitar Rp500 ribu.
BACA JUGA:Dua Selebgram Makassar Viral Diduga Hirup Whip Pink, Polisi Sudah Tahu dan Dipantau Sejak Lama
"Juga saya diminta Rp1 miliar rupiah. Sudah mencoba segala macam upaya untuk membela diri saya. "
Melalui unggahan video tersebut, Nabilah berharap bisa mendapatkan perlindungan dan hukum yang adil atas apa yang telah dialaminya.
"Saya mohon perlindungan hukum terhadap saya, ke mana lagi saya harus mencari keadilan? Saya gak tahu harus ke mana lagi
Awal Mula Kasus Nabilah O'Brien Pemilik Bibi Kelinci
Kasus yang dialami Nabilah O'Brien bermula pada September 2025 ketika restorannya sedang ramai pelanggan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: