Danantara Dapat Hibah Lahan 31,2 Hektar dari Mochtar Riady untuk Pembangunan Rusun MBR

Danantara Dapat Hibah Lahan 31,2 Hektar dari Mochtar Riady untuk Pembangunan Rusun MBR

Penyerahan surat hibah diserahkan Dr. Mochtar Riady kepada Kepala Badan Pengelola Investasi (BKI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) dengan disaksikan oleh Hashim Djojohadikusumo sebagai Ketua Satgas Perumahan dan Utusan Khusus Presiden, dan Menteri PKP M--Istimewa

Ada 180 sektor yang ikut berkontribusi  setiap kali ada pembangunan rumah.

"Karena itu, program perumahan akan mendongkrak pertumbuhan ekonomi sekitar 2% setahun. Ditambah pembangunan sektor industri dan lainnya, target pertumbuhan ekonomi 8% bisa terlampaui,” ujar Hashim. 

Hashim  menyampaikan apresiasi kepada Lippo yang telah menghibahkan lahan lebih dari 31,3 ha untuk pembangunan rusun subsidi tersebut.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada tuan rumah kita, Pak Mochtar (founder Lippo, Mochtar Riady) dan Pak James (Founder dan Ketua Yayasan Pelita Harapan, James Riady) yang telah menghibahkan lahan. Ini langkah yang bersejarah dan luar biasa,” ujar Hashim.

BACA JUGA:Bicara di CNA Summit, CEO Danantara Paparkan Kunci Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh 8 Persen

Rosan Roeslani menjelaskan, pembangunan 126.000  unit rusun subsidi dalam satu kawasan merupakan langkah besar yang jarang terjadi dalam satu proyek. 

Proyek Meikarta akan memberikan dampak ekonomi yang luas, dari penciptaan lapangan kerja hingga penggerak aktivitas ekonomi di berbagai sektor.

“Kalau kita bayangkan, 126.000  unit itu jumlah yang sangat besar. Multiplier effect-nya juga luar biasa, baik dari penciptaan lapangan kerja, pemberdayaan masyarakat sekitar, maupun peningkatan aktivitas ekonomi,” tutur dia. Dampak pembangunan ini tidak hanya akan dirasakan para penghuni rusun, tetapi juga oleh perekonomian daerah, bahkan nasional. 

Danantara siap mendukung pembiayaan pembangunan 18 tower rusun subsidi  tahap pertama di kawasan Meikarta  senilai Rp 14 triliun hingga Rp 16 triliun. Danantara akan memberikan dukungan pembiayaan penuh terhadap proyek hunian tersebut karena dinilai memiliki potensi kebutuhan pasar yang besar.

"Dari segi pembiayaannya kita akan dukung secara penuh. Karena kalau kita lihat, ini proyek yang sangat baik, dan juga supply dan demand sangat banyak,” ujar Rosan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: