Nyaris Merosot Rp17.000 per 1 Dolar AS, Rupiah Masih Lebih Kuat dari Won dan Peso
Penukaran uang jelang Lebaran naik 85%--Freepik
Dalam hal ini, dirinya juga menambahkan bahwa tekanan terhadap mata uang negara berkembang saat ini lebih merupakan dampak dari shock global yang dialami banyak negara.
“Jadi tekanan yang terjadi saat ini lebih mencerminkan shock global yang dialami hampir semua emerging markets, bukan semata persoalan fundamental domestik Indonesia,” tambah David.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: