IPB Dorong Pemanfaatan Limbah Kelapa Sawit Jadi Produk Bernilai Ekonomis dan Ramah Lingkungan
IPB Dorong Pemanfaatan Limbah Kelapa Sawit Jadi Produk Bernilai Ekonomis dan Ramah Lingkungan --Ist
Maka dari itu, ia tidak sepakat apabila disebutkan bahwa kelapa sawit memiliki limbah karena setiap bagian dari tanaman tersebut memiliki nilai ekonomi.
"Yang tepat barangkali adalah produk utama (main product) yakni CPO dan CPKO dan produk sampingan (by product) yang kerap disebut sebagai limbah. Produk samping ini banyak sekali jenisnya yakni mulai dari level kebun sawit hingga ke hilir," paparnya.
Tungkot menerangkan bahwa hingga kini produk ikutan/sampingan industri sawit tersebut masih dikategorikan sebagai limbah dalam peraturan lingkungan hidup, bahkan sebagian digolongkan sebagai limbah B3.
BACA JUGA:Pacu Hilirisasi Kelapa Sawit, Kemenperin Dukung Riset MAKSI dan Kimia Farma
Penggolongan sebagai limbah tersebut merupakan hambatan untuk komersialisasi karena harus memiliki izin dan perlakuan industri yang khusus.
"Padahal, apanya yang B3 karena semua adalah dari bahan organik?" ujarnya.
Ia meyakini, apabila peraturan lingkungan tersebut dikoreksi maka industri pemanfaatan produk sampingan/ikutan kelapa sawit akan berkembang pesat dan menghasilkan banyak produk bernilai tambah tinggi.
Hal ini akan memberi dampak positif terhadap ekonomi nasional seperti meningkatkan devisa dan pembukaan lapangan kerja.
"Selain itu, perhitungan emisi (carbon footprint) produk dari sawit akan semakin rendah (low carbon) sehingga industri sawit secara keseluruhan merupakan produk low carbon yang renewable," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: