Dihantam Konflik Timur Tengah, IHSG Terjun ke 7.101
Melanjutkan pelemahan pada pembukaan perdagangan pagi ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri Sesi I perdagangan dengan kembali terkoreksi hingga 63,09 poin, atau menurun sebanyak 0,88 persen ke level 7.101,00.--istimewa
JAKARTA, DISWAY.ID - Melanjutkan pelemahan pada pembukaan perdagangan pagi ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri Sesi I perdagangan dengan kembali terkoreksi hingga 63,09 poin, atau menurun sebanyak 0,88 persen ke level 7.101,00.
IHSG pada pembukaan perdagangan Jumat 27 Maret 2026 ini sendiri juga resmi dibuka dengan terkoreksi sebanyak 16,84 poin, atau menurun sebesar 0,24 persen ke level 7.147,25.
Di sisi lain, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 juga mengakhiri Sesi I dengan dengan terkoreksi sebanyak 9,98 poin, atau turun 1,36 persen ke posisi 721,75.
BACA JUGA:Dibuka Melemah, Pergerakan Saham IHSG Hari Ini Masih Ada Harapan
Menurut Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Reza Priyambada, sentimen negatif sendiri disebabkan oleh proposal perdamaian yang diajukan oleh Amerika Serikat ditolak oleh Iran.
"Sentimen negatif disebabkan oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump yang tidak yakin apakah mereka mampu atau bersedia membuat kesepakatan damai dengan Iran serta harga minyak yang kembali naik seiring dengan berlanjutnya pertempuran di Timur Tengah," jelas Priyambada kepada Disway, pada Jumat 27 Maret 2026.
Kendati begitu, Priyambada menambahkan, secara teknikal candle terakhir IHSG berbentuk bullish, berhasil menembus MA5, indikator Stochastic golden cross pada area oversold. Sehingga dengan demikian, IHSG diperkirakan akan kembali mengalami penguatan.
BACA JUGA:Tensi Perang Timur Tengah Mereda, IHSG Diproyeksi Menguat Hari Ini: Cek Rekomendasi Saham!
"Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 7,217 dan resistance pada level 7,362 dengan kecenderungan menguat," tutur Priyambada.
Sebelumnya, IHSG pada Kamis 27 Maret 2026 lalu telah mengakhiri perdagangan dengan melaju di zona merah, atau melemah pada level 7,164.09 (-1.89 persen),
Pelemahan sendiri dipimpin oleh saham-saham sektor Energy (-2.91 persen) dan Industrials (-2.79 persen).
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: