Tak Ada Ampun! Pramono Bakal Pecat PPSU yang Berani Manipulasi Aduan JAKI Pakai AI

Tak Ada Ampun! Pramono Bakal Pecat PPSU yang Berani Manipulasi Aduan JAKI Pakai AI

Nantinya sistem JAKI akan dilengkapi dengan mekanisme dokumentasi berbasis pengambilan gambar secara langsung di lapangan.-Disway/Cahyono-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung tidak segan memecat petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) yang memanipulasi bukti penyelesaian aduan warga melalui JAKI.

Adapun kasus manipulasi penyelesaian aduan warga melalui JAKI sebelumnya diviralkan oleh akun media sosial (medsos) Threads @seinsh. 

BACA JUGA:Dokter Spesialis Anak Ungkap Bahaya Tersembunyi Timbal, Orangtua Wajib Waspada

Dalam unggahannya, @seinsh memaparkan temuannya terkait dugaan penggunaan foto rekayasa AI sebagai bukti penyelesasian laporan parkir liar di kawasan Pasar Rebo via aplikasi JAKI.

Foto rekayasa AI tersebut diduga diunggah ke aplikasi JAKI oleh personel PPSU Kelurahan Kalisari.

Pramono menegaskan, ke depan tidak ada toleransi bagi personel PPSU yang terbukti memanipulasi bukti penyelesaian aduan warga.

"Saya akan menyampaikan dan memberikan memperingatkan kepada siapa pun yang akan melakukan itu sekali lagi, kami tidak akan memberikan maaf. Jadi langsung kami berhentikan," tegas Pramono di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat pada Kamis, 9 April 2026.

BACA JUGA:1 dari 7 Anak Indonesia Terpapar Timbal, Arsitek Ingatkan Pilih Material Bangunan yang Aman

Dalam waktu dekat, Pramono pun akan mengumpulkan personel PPSU untuk membahas persoalan tersebut.

"Minggu depan saya akan meminta untuk semua PPSU dan yang berkaitan dengan JAKI kita mengadakan Town Hall," pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) DKI Jakarta, Budi Awaluddin mengatakan, pihaknya tengah memperkuat sistem pada aplikasi JAKI.

Nantinya sistem JAKI akan dilengkapi dengan mekanisme dokumentasi berbasis pengambilan gambar secara langsung di lapangan.

BACA JUGA:Gawat! Rupiah Anjlok Rp17.105, Klaim Asuransi Kendaraan dan Kesehatan Makin Berat

Sehingga setiap bukti tindak lanjut laporan diambil secara real time dan memiliki tingkat validitas yang lebih tinggi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait