Pesan Kadaker Madinah Jelang Puncak Pergeseran Jemaah ke Makkah
Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah, Khalilurrahman memberikan pesan penting untuk petugas haji-MCH-
MADINAH, DISWAY.ID-- Kepala Daerah Kerja (Daker) Madinah, Khalilurrahman, turun langsung memimpin apel pagi di berbagai sektor untuk memastikan kesiapan petugas dalam fase akhir pemberangkatan jemaah haji Indonesia dari Madinah menuju Makkah.
Apel pagi ini dinilai sangat krusial mengingat proses pergeseran jemaah memasuki hari-hari puncaknya.
Khalilurrahman menekankan tiga hal utama yang harus menjadi perhatian seluruh petugas haji.
BACA JUGA:Sempat Ngedrop, Mbah Mardijiyono, Jemaah Haji Tertua Usia 103 Tahun Siap Lanjut ke Makkah
“Pastikan tidak ada jemaah yang tertinggal, distribusi konsumsi yang merata, serta kesiapan ibadah,” tegasnya usai memimpin apel di Sektor 3, Senin (11/5/2026).
Sebelumnya pada hari yang sama, ia juga memimpin apel di Sektor Khusus (Seksus) Nabawi.
Apel pagi menjadi agenda wajib di seluruh sektor dan Kantor Daker untuk mengawali kegiatan harian.
Khalilurrahman meminta petugas meningkatkan kewaspadaan dan kecermatan.
Hal ini menyusul kejadian sebelumnya di mana ada jemaah yang masih berada di area Masjid Nabawi saat bus sudah siap berangkat, serta kasus jemaah yang lupa membawa konsumsi perjalanan.
BACA JUGA:Koper Jemaah Berisi 5 Kg Tempe Orek Dibongkar Petugas X-Ray di Bandara Jeddah
“Kemarin ada kejadian jemaah lupa membawa konsumsinya. Melalui apel ini, kita pastikan layanan keamanan, kenyamanan, hingga konsumsi siap diterima jemaah,” ujar alumni IAIN Sunan Kalijaga itu.
Ia juga menyampaikan evaluasi kepada Ketua Regu (Karu), Ketua Rombongan (Karom), dan Ketua Kloter agar memastikan seluruh jemaah sudah siap di dalam bus dua jam sebelum jadwal keberangkatan.
Karom diminta memastikan makanan perjalanan telah diterima dan dibagikan secara merata sebelum bus berangkat.
Pada Selasa (12/5/2026), Sektor 3 akan menjadi salah satu sektor dengan puncak keberangkatan terbesar, yaitu 15 kloter dengan total lebih dari 4.000 jemaah menggunakan lebih dari 120 armada bus.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: