Pengamat Sebut Subsidi Kendaraan Listrik Belum Berdampak pada Penghematan BBM

Jumat 15-05-2026,17:31 WIB
Reporter: Fajar Ilman |
Pengamat Sebut Subsidi Kendaraan Listrik Belum Berdampak pada Penghematan BBM

Pengamat Sebut Subsidi Kendaraan Listrik Belum Berdampak pada Penghematan BBM-Sekretariat Presiden-

"Seperti ojek online, kendaraan logistik UMKM, transportasi publik, dan program konversi motor BBM ke listrik," jelasnya.

Kemudian dari aspek fiskal, pendekatan tersebut jauh lebih efektif karena dampaknya langsung terhadap efisiensi subsidi energi dan produktivitas ekonomi masyarakat. 

Ia menghimbau, pemerintah jangan sampai hanya mengejar angka penjualan kendaraan listrik.

"Tetapi lupa memastikan bahwa kebijakan ini memberikan multiplier effect yang nyata terhadap industri nasional, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan TKDN," himbaunya.

BACA JUGA:Pemerintah Siapkan Subsidi Mobil Listrik, Purbaya: Indonesia Harus Hemat BBM

Ia menambahkan, selain itu, transisi kendaraan listrik tidak cukup hanya mengandalkan insentif pembelian kendaraan. 

Sebab, persoalan utamanya justru ada pada kesiapan ekosistem, mulai dari infrastruktur SPKLU, industri baterai, rantai pasok komponen, pembiayaan murah, hingga kesiapan sistem kelistrikan nasional.

"Kalau subsidi diperbesar tetapi infrastrukturnya belum memadai, maka risikonya hanya menciptakan distorsi pasar dan meningkatkan ketergantungan impor kendaraan maupun baterai," pungkasnya.

Untuk itu, strategi yang lebih sehat adalah mengkombinasikan reformasi subsidi BBM yang lebih tepat sasaran dengan percepatan elektrifikasi transportasi publik dan penguatan industri EV domestik. 

"Dengan begitu, manfaat kebijakan tidak hanya berhenti pada peningkatan penjualan kendaraan listrik, tetapi benar-benar memperkuat daya tahan fiskal, industri nasional, dan ketahanan energi Indonesia ke depan," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: