Segera Periksa Otakmu karena Stroke Makin Banyak Serang Usia 20an, MCU dengan MRI Berbasis AI
Bethsaida Hospital secara resmi memperkenalkan inovasi fasilitas diagnosis terbaru: Sistem Pemindaian MRI 3.0 Tesla (3T) SIGNA™ Hero berbasis Artificial Intelligence (AI).--Istimewa
JAKARTA, DISWAY.ID — Penyakit jantung dan pembuluh darah seperti stroke semakin banyak menyerang usia muda, bahkan 20an.
Karena itu meski belum ada indikasi klinis, penting untuk anak-anak muda mulai melakukan medical check up (MCU) termasuk melakukan pemeriksaan saraf dan otak dengan pemindaian MRI.
Bethsaida Hospital secara resmi memperkenalkan inovasi fasilitas diagnosis terbaru: Sistem Pemindaian MRI 3.0 Tesla (3T) SIGNA™ Hero berbasis Artificial Intelligence (AI).
Kehadiran teknologi mutakhir dari GE HealthCare ini menempatkan Bethsaida Hospital di garis depan digitalisasi medis, khususnya dalam menangani diagnosis kasus-kasus kritis secara lebih cepat, tepat, dan akurat.
BACA JUGA:Jakarta Panas 35,6 Derajat! Dinkes Ingatkan Ancaman 'Heat Stroke' Jelang Lebaran 2026
Seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan penegakan diagnosis yang presisi pada penyakit kompleks seperti gangguan saraf (stroke dan tumor otak), jantung, ortopedi, hingga onkologi (kanker), efisiensi waktu dan ketajaman gambar menjadi faktor penentu.
Langkah strategis manajemen dalam menghadirkan MRI 3T generasi terbaru ini merupakan wujud nyata komitmen hospital untuk terus memperbarui layanan dan produk agar selalu unggul dan kompetitif.
"Sekarang makin banyak stroke usia muda, saya sudah mulai sering temukan pasien usia 20an kena stroke," kata dr. Thio Ananda Steven, Sp. Rad., Dokter Spesialis Radiologi Bethsaida Hospital Gading Serpong.
BACA JUGA:Dokter Peringatkan Bahaya Aritmia: Gangguan Irama Jantung yang Bisa Picu Stroke
Menurutnya, tidak hanya ada indikasi klinis untuk melakukan MRI, tetapi MCU sudah bisa memeriksa otak pasien untuk pencegahan atau deteksi dini.
“Dengan MRI 3 Tesla yang didukung teknologi AI, hasil pencitraan dapat diperoleh dengan kualitas yang lebih detail dan waktu pemeriksaan yang lebih efisien tanpa mengurangi kenyamanan pasien. Hal ini membantu kami dalam melakukan evaluasi secara lebih presisi, sekaligus mendukung dokter klinisi dalam menentukan langkah penanganan yang tepat bagi pasien," katanya.
Direktur Bethsaida Hospital Gading Serpong, dr. Margareth Aryani Santoso, MARS, menjelaskan bahwa kehadiran MRI 3 Tesla SIGNA™ Hero merupakan bagian dari komitmen hospital dalam menghadirkan layanan diagnostik berteknologi tinggi dengan standar pelayanan yang modern dan berorientasi pada kebutuhan konsumen bagi masyarakat Tangerang dan sekitarnya.
BACA JUGA:Waduh! Kak Seto Kena Stroke Ringan: Sempat Alami Pusing dan Linglung
“Kami terus memperkuat fasilitas medis melalui pemanfaatan teknologi diagnostik terkini yang mendukung ketepatan, kecepatan, serta keselamatan pasien. Kehadiran MRI 3 Tesla SIGNA™ Hero ini semakin memperkuat layanan Bethsaida Hospital Gading Serpong dalam melayani berbagai kebutuhan klinis, khususnya pada kasus-kasus kompleks seperti gangguan saraf (stroke dan tumor otak), jantung, ortopedi, hingga onkologi (kanker) serta layanan lain yang memerlukan pencitraan medis dengan tingkat akurasi dan presisi tinggi,” ujar dr. Margareth.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: