IKA Unpad Luncurkan Forum Ekonomi Hijau, Dorong Kolaborasi Nasional

Rabu 03-06-2026,19:55 WIB
IKA Unpad Luncurkan Forum Ekonomi Hijau, Dorong Kolaborasi Nasional

IKA Unpad menggagas Forum Ekonomi Hijau-Istimewa-

JAKARTA, DISWAY.ID -- Ikatan Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) menggagas Forum Ekonomi Hijau sebagai langkah strategis mendorong transformasi pembangunan berkelanjutan di Indonesia di tengah ancaman krisis iklim dan tekanan ekonomi global.

Forum Ekonomi Hija (FEH) dijadwalkan diluncurkan pada 17 Juni 2026 di Jakarta, menghadirkan kolaborasi lintas sektor mulai dari pemerintah, akademisi, pelaku industri, hingga masyarakat sipil.

Inisiatif ini diharapkan menjadi ruang dialog sekaligus penggerak kebijakan ekonomi rendah karbon yang inklusif.

BACA JUGA:Kocak! 1 Tersangka Kasus Dadan Hindayana CS Tertinggal Mobil Tahanan, Sony Sanjaya Dikerubungi

Secara global, konsep ekonomi hijau telah menjadi perhatian utama. United Nations Environment Programme (UNEP) menyebut ekonomi hijau sebagai sistem yang meningkatkan kesejahteraan manusia sekaligus menekan risiko lingkungan. Sementara World Bank mendorong pendekatan inclusive green growth yang efisien dan tangguh terhadap perubahan iklim.

Ketua Dewan Pembina IKA Unpad, Burhanuddin Abdullah, mengatakan urgensi percepatan transformasi. 

"Biaya mempertahankan model pembangunan lama saat ini jauh lebih mahal dibandingkan beralih ke ekonomi hijau. Ini bukan beban, melainkan peluang menciptakan pertumbuhan dan lapangan kerja baru,” ujar Abdullah, di Jakarta, Selasa, 2 Juni 2026.

Sementara itu, ikaKetua Pelaksana FEH, Ferdian Agustiana, menekankan pentingnya implementasi nyata. “Ekonomi hijau bukan sekadar konsep. Forum ini mendorong langkah konkret, kolaboratif, dan menghasilkan rekomendasi yang bisa langsung diterapkan,” katanya.

BACA JUGA:Gus Ipul Ungkap Capaian Sekolah Rakyat, Calon Siswa Sudah Melebihi Target

Melalui Forum Ekonomi Hijau, IKA Unpad ingin memperkuat kolaborasi nasional dalam membangun ekonomi yang lebih berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing global.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait