Hasil Tracer Study, Rata-Rata Jebolan ITS Dapat Gaji 7 Juta Setelah Lulus
Kampus ITS Surabaya--ITS
JAKARTA, DISWAY.ID - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan tingginya daya saing lulusannya.
Berdasarkan hasil Tracer Study ITS 2024, mayoritas alumni berhasil terserap ke dunia kerja dengan rata-rata gaji hampir Rp7 juta per bulan setelah lulus.
Dikutip dari Kamus Mahasiswa, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menunjukkan kualitas lulusannya melalui hasil Tracer Study ITS 2024.
BACA JUGA:Tekiro Gandeng ITS Surabaya, Beri Servis Gratis dan Edukasi Otomotif
Dari 4.110 alumni yang berpartisipasi dalam survei, sebanyak 81,80% tercatat telah bekerja, baik penuh waktu maupun paruh waktu.
Sementara 11,39% masih mencari pekerjaan, 3,02% memilih menjadi wirausahawan, dan sebagian kecil melanjutkan studi.
Perusahaan swasta menjadi tujuan utama karier para alumni dengan persentase mencapai 73,25%.
BACA JUGA:Idul Fitri Funfest IKA ITS 2026: Mentan Ajak Alumni Perkuat Kolaborasi Demi Swasembada Pangan-Energi
Selain itu, lulusan ITS juga banyak berkarier di BUMN/BUMD, instansi pemerintah, organisasi non-profit, hingga lembaga multilateral.
Data ini menunjukkan luasnya peluang kerja yang dapat diakses lulusan ITS di berbagai sektor.
Dari sisi penghasilan, rata-rata gaji bersih alumni ITS yang telah bekerja mencapai Rp6.947.914 per bulan.
BACA JUGA:Cek Daya Tampung SNBT 2026 Kampus ITS di Surabaya Lengkap Jurusan Sepi Peminat
Lulusan Fakultas Teknik Elektro dan Informatika Cerdas (FTEIC) mencatat rata-rata penghasilan tertinggi, yakni Rp8.051.041 per bulan, disusul Fakultas Teknologi Industri dan Rekayasa Sistem (FTIRS) sebesar Rp7.237.035 per bulan.
Menariknya, alumni yang memilih jalur kewirausahaan justru memperoleh rata-rata pendapatan lebih tinggi dibandingkan karyawan. Berdasarkan hasil survei, pendapatan rata-rata alumni ITS yang menjalankan usaha mencapai Rp9.365.787 per bulan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: