Tokoh Nasional Serukan Perkara Hotel Sultan Diselesaikan Secara Komprehensif
Sejumlah tokoh nasional menghadiri buku peluncuran buku Pontjo Sutowo: Jihad Melawan Ketidakadilan dan memberi pandangan perkara Hotel Sultan-Disway.id/Candra Pratama-
“Jangan sampai hak pengusaha nasional yang telah berinvestasi puluhan tahun diambil secara tidak sah, kemudian diserahkan kepada pihak lain secara tidak sah pula. Ini dapat menimbulkan persoalan baru,” ujarnya.
Pontjo Sutowo Luncurkan Buku
Pemilik PT Indobuildco, Pontjo Sutowo, mengatakan peluncuran buku tersebut menjadi bagian dari perjuangan melawan ketidakadilan yang tidak hanya berkaitan dengan perkara Hotel Sultan.
"Hari ini kita meluncurkan buku ‘Jihad Melawan Ketidakadilan’. Dalam kasus Hotel Sultan banyak kejanggalan yang kami rasakan sebagai perbuatan yang mengabaikan keadilan,” ujar Pontjo.
Menurut Pontjo, ketidakadilan tidak akan berhenti apabila masyarakat memilih diam.
“Ketidakadilan jangan dibiarkan terus-menerus. Kita harus berupaya melawannya. Tanpa perlawanan yang sungguh-sungguh, tanpa jihad, ketidakadilan tidak akan berhenti. Wajib bagi kita melawan ketidakadilan,” tegas Pontjo.
Para narasumber sepakat bahwa rencana eksekusi Hotel Sultan pada 18 Juni 2026 tidak semestinya dipaksakan sebelum seluruh persoalan hukum, syarat putusan serta-merta, perlindungan hak bangunan, investasi, serta hak pihak-pihak yang terdampak diselesaikan secara tuntas.
Mereka meminta negara mengedepankan kehati-hatian, menghormati proses hukum yang masih berjalan, serta membuka ruang negosiasi dan penyelesaian yang adil.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: