Weekend Gelap, IHSG Ambruk Menjelang Akhir Pekan
IHSG ditutup merosot menjelang akhir pekan--Bianca Khairunnisa
JAKARTA, DISWAY.ID - Menjelang akhir pekan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara resmi kembali mengakhiri sesi perdagangannya pada Jumat 26 Juni 2026 ini dengan terkoreksi di zona merah.
Berdasarkan hasil pantauan Disway, IHSG menutup sesi perdagangannya dengan melemah sebanyak 102,90 poin, atau setara dengan 1,72 persen ke level 5.896,13.
Pelemahan serupa juga terjadi kepada kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45, yang juga ikut turun mendekati penutupan.
BACA JUGA:Bergerak Positif, IHSG Dibuka Menguat Tipis di Level 6.002
Dalam hal ini, Indeks LQ45 memerah sebanyak 4,02 poin, atau naik sebesar 0,68 persen ke level 583,72.
Sebelumnya, para analis sendiri juga turut menyatakan bahwa terkini, pergerakan pasar IHSG kondisi pasar masih dipengaruhi oleh pengumuman MSCI Annual Market Classification Review, yang diumumkan pada Rabu 24 Juni 2026 lalu.
BACA JUGA:Investor Boleh Lega, IHSG Hijau Menyentuh Level 6.000 Sore Ini
Dalam laporan tersebut, MSCI menilai bahwa investor institusi global masih memiliki kekhawatiran terkait keterbukaan informasi kepemilikan saham serta indikasi perdagangan terkoordinasi (coordinated trading) yang berpotensi mempengaruhi penilaian free float dan keandalan harga pasar sebagai acuan investasi.
BACA JUGA:IHSG Terpuruk di Penutupan Sesi I, Terkoreksi Hingga 99,13 Poin
Kendati begitu, MSCI juga turut mengapresiasi sejumlah reformasi yang telah dilakukan pemerintah bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bursa Efek Indonesia (BEI), dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).
Reformasi tersebut antara lain peningkatan keterbukaan identitas pemegang saham dengan kepemilikan di atas 1 persen, penyempurnaan klasifikasi investor, penerapan kerangka High Shareholding Concentration (HSC), serta penerapan roadmap peningkatan minimum free float secara bertahap menjadi 15 persen.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: