Beberapa Kali Menguat, IHSG Tutup Sesi I Terpuruk di Zona Merah

Senin 06-07-2026,13:34 WIB
Beberapa Kali Menguat, IHSG Tutup Sesi I Terpuruk di Zona Merah

Aktivitas di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta. -Bianca-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Setelah konsisten menguat dalam kurun waktu beberapa hari ini, Indeks Harga Harga Saham Gabungan (IHSG) kini justru kembali ambruk tajam di zona merah.

Usai dibuka dengan melemah ke level 5.906,02 pada pembukaan perdagangan Senin (06/07) pagi ini, IHSG kini juga menutup sesi I perdagangannya dengan terkoreksi tajam sebanyak 10,81 poin, atau setara dengan 0,18 persen ke level 5.864,97.

Tidak hanya itu, pelemahan serupa juga terjadi kepada kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45, yang juga ikut turun mendekati penutupan. Dalam hal ini, Indeks LQ45 memerah sebanyak 3,21 poin, atau menurun sebesar 0,55 persen ke level 578,58.

BACA JUGA:Hashim Djojohadikusumo: Srikandi Jaga Desa saatnya Perempuan Berperan Sentral sebagai Motor Ekonomi dan Moral

BEI Evaluasi Kriteria Perdagangan

Sementara itu di sisi lain, Bursa Efek Indonesia (BEI) dikabarkan telah melakukan evaluasi terkait dengan kriteria dan mekanisme perdagangan saham dalam papan pemantauan khusus, di mana evaluasi tersebut akan menghapus dan menyesuaikan beberapa kriteria pada papan pemantauan khusus.

Dalam hal ini, BEI akan menghapus 3 kriteria papan pemantauan khusus existing, yakni kriteria nomor 6 terkait saham free float, kriteria nomor 7 terkait likuiditas perdagangan rendah, dan kriteria nomor 10 terkait suspensi perdagangan selama lebih dari 1 hari akibat aktivitas perdagangan.

⁠Tidak hanya itu, BEI juga akan menyesuaikan kriteria papan pemantauan khusus nomor 11 terkait kondisi lain yang ditetapkan oleh bursa, meski tidak merinci lebih lanjut penyesuaian apa yang akan diterapkan.

Selain perubahan kriteria, BEI berencana mengubah mekanisme auto rejection serta secara bertahap menambah periode non–cancellation pada perdagangan saham di papan pemantauan khusus.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: