Comeback Rian Mahendra Jadi Sorotan, PO Haryanto Tancap Gas dengan Armada Premium
Rian Mahendra, Anak Haji Haryanto Comeback Usai Menghilang Sejak 2022---Dok. Istimewa
JAKARTA, DISWAY.ID - Dunia transportasi darat kembali dihebohkan dengan kemunculan Rian Mahendra, sosok yang selama ini dikenal sebagai "jenderal muda" sekaligus wajah penting di balik kesuksesan PO Haryanto.
Setelah cukup lama tidak terlihat di ruang publik maupun media sosial, kemunculannya dalam acara Family Gathering Haryanto Mania 2026 langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta bus atau bismania.
Kehadiran pria yang akrab disapa Mas Boy itu disambut antusias oleh para penggemar setia PO Haryanto.
Banyak yang menilai momen tersebut menjadi sinyal kuat bahwa perusahaan otobus asal Kudus itu tengah bersiap membuka lembaran baru.
BACA JUGA:Babak Baru Rian Mahendra, Kembali ke PO Haryanto Langsung Jadi Direktur Operasional
Sosok Penting di Balik Popularitas PO Haryanto
Rian Mahendra bukanlah nama asing bagi dunia transportasi Indonesia. Putra sulung Haji Haryanto tersebut selama bertahun-tahun dipercaya mengemban tugas sebagai Direktur Operasional PO Haryanto.
Di bawah kepemimpinannya, perusahaan berhasil memperluas jaringan layanan sekaligus memperkuat citra merek di mata masyarakat.
Kedekatannya dengan pengemudi, kru, hingga komunitas bismania membuat Rian memiliki basis penggemar yang sangat loyal.
Tak hanya aktif mengelola operasional, ia juga dikenal piawai membangun branding melalui media sosial dengan gaya komunikasi yang santai dan mudah diterima berbagai kalangan.
Pada pertengahan 2022, publik dikejutkan oleh kabar berakhirnya kebersamaan Rian Mahendra dengan PO Haryanto.
Saat itu, Haji Haryanto mengumumkan bahwa putra sulungnya tidak lagi menjadi bagian dari manajemen perusahaan.
Peristiwa tersebut memicu perhatian besar dari masyarakat. Baik Rian Mahendra maupun Haji Haryanto sama-sama memberikan klarifikasi melalui video yang beredar luas di media sosial.
Sejak saat itu, perjalanan karier Rian Mahendra memasuki babak baru. Ia sempat membangun perusahaan otobus sendiri, namun langkah tersebut tidak berjalan sesuai harapan.
Setelah konflik dengan PO Sembodo pada penghujung 2023, aktivitas Rian Mahendra di media sosial perlahan menghilang. Sosoknya nyaris tidak lagi muncul dalam berbagai pemberitaan maupun konten seputar dunia bus.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: