OJK Gelar Risk and Governance Summit 2026, Tekankan Tata Kelola dan Manajemen Risiko

Selasa 14-07-2026,12:51 WIB
OJK Gelar Risk and Governance Summit 2026, Tekankan Tata Kelola dan Manajemen Risiko

Pembukaan Forum Risk and Governance Summit.-Bianca-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar Risk and Governance Summit (RGS) 2026 pada Selasa (14/7/2026).

Forum ini menjadi bagian dari komitmen OJK mendorong pengelolaan risiko dan penegakan budaya integritas di sektor jasa keuangan.

Acara yang diselenggarakan secara luring dan daring ini menghadirkan diskusi untuk menghadapi serta memantau perkembangan pasar keuangan global, terutama di tengah memanasnya konflik geopolitik saat ini.

BACA JUGA:Lowongan Kerja BRI Life 2026 Resmi Dibuka, Lulusan D3-S1 Bisa Daftar Cek Kualifikasinya

Anggota Dewan Komisioner OJK, Sophia Wattimena, mengatakan forum ini mengusung tema Future Ready Governance for Sustainable Growth and National Prosperity.

"Kami mengusung tema Future Ready Governance for Sustainable Growth and National Prosperity. Kemudian kami membagikan kepada institusi atau dunia usaha, supaya target-target yang sudah dicatatkan bisa tercapai dengan baik," tutur Sophia dalam sambutannya.

Sophia menambahkan bahwa penyelenggaraan RGS 2026 tidak hanya bertujuan memberikan pengetahuan tentang tata kelola keuangan, tetapi juga sebagai pengingat akan berbagai risiko yang masih mengintai sektor jasa keuangan.

"Harapannya memang adalah untuk reminder bahwa risk, pengelolaan risk, kemudian tata kelola yang baik tentunya merupakan fondasi yang sangat dasar untuk semua lembaga, semua organisasi, semua lembaga jasa keuangan," tegasnya.

Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha BUMN Kemenko Perekonomian, Ferry Irawan, turut mengapresiasi penyelenggaraan forum tersebut.

BACA JUGA:Saan Mustopa Pastikan RUU Perampasan Aset Tetap Jadi Prolegnas DPR 2026

Menurutnya, kegiatan ini menjadi sarana penting untuk menjaga kepentingan ekonomi nasional.

"Itu bagian dari komitmen kita untuk menjaga kepentingan kepercayaan investor yang lagi dipengaruhi oleh ekonomi Indonesia," ujar Ferry.

Ia menambahkan bahwa pertumbuhan ekonomi diharapkan terus didorong, termasuk melalui sektor transportasi digital dan kecerdasan buatan.

Melalui forum ini, OJK berharap dapat memperkuat ekosistem yang solid serta meningkatkan kolaborasi antara regulator, asosiasi, dan pelaku industri.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: