Kasus Febrie Ardiansyah Jadi Sorotan, Pengamat Minta Kritik Dijawab dengan Data
Penahanan Febrie adriansyah saat selesai pemeriksaan pada Jumat, 24 Juli 2026-Diolah-
Tantangan lain yang dinilai semakin serius adalah pesatnya perkembangan teknologi artificial intelligence (AI) dan deepfake.
Kemajuan teknologi memungkinkan video, suara, foto, hingga dokumen direkayasa sedemikian rupa sehingga tampak autentik di mata masyarakat.
Karena itu, Tuhu mengingatkan publik agar tidak mudah mempercayai setiap konten digital tanpa melakukan verifikasi.
"Melihat atau mendengar sesuatu saat ini tidak lagi otomatis berarti bukti tersebut benar-benar autentik," tegasnya.
Kritik Harus Dilindungi, Manipulasi Informasi Harus Ditindak
Di tengah derasnya arus informasi, Tuhu juga menyoroti munculnya anggapan bahwa setiap kritik terhadap institusi penegak hukum kerap langsung dicap sebagai hoaks atau upaya menciptakan kegaduhan.
Ia menegaskan kebebasan menyampaikan kritik tetap harus dijaga sebagai bagian dari demokrasi.
Namun demikian, ia membedakan kritik yang didukung data dan fakta dengan tuduhan anonim maupun narasi yang sengaja diperbanyak oleh banyak akun hanya untuk membangun persepsi tertentu.
"Jumlah akun bukan ukuran kebenaran," ujarnya.
Transparansi Jadi Kunci Menjaga Kepercayaan Publik
Menurut Tuhu, pemerintah dan aparat penegak hukum memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga kepercayaan masyarakat melalui transparansi, konsistensi, serta penegakan hukum yang adil.
Dengan langkah tersebut, ruang bagi penyebaran disinformasi dan manipulasi opini dapat diminimalkan.
Ia menegaskan bahwa yang seharusnya menjadi fokus penindakan bukanlah perbedaan pandangan di ruang publik, melainkan praktik manipulasi informasi seperti fabrikasi bukti, penggunaan deepfake, fitnah, intimidasi, hingga konflik kepentingan yang disembunyikan.
"Tidak semua kritik dapat langsung disebut hoaks. Kritik harus dijawab dengan data dan bukti, bukan sekadar diberi label," tutup Tuhu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: