Program PASTI Buktikan Kolaborasi Jadi Kunci Turunkan Stunting, Kubu Raya Jadi Contoh Nasional
Kunjungan Program PASTI ke Kubu Raya Ungkap Cara Efektif Cegah Stunting Sejak 1.000 HPK---Dok. Istimewa
JAKARTA, DISWAY.ID - Upaya mempercepat penurunan stunting di Indonesia terus diperkuat melalui pendekatan kolaboratif. Salah satunya dilakukan melalui Program PASTI (Partner Akselerasi Penurunan Stunting di Indonesia) yang menggelar kunjungan lapangan di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, bersama para mitra pendanaan.
Kegiatan tersebut menjadi ajang untuk memperlihatkan secara langsung berbagai praktik terbaik dalam pencegahan stunting berbasis masyarakat, yang dibangun melalui sinergi pemerintah daerah, pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader pendamping keluarga, remaja, hingga masyarakat.
Program PASTI merupakan kemitraan antara Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga/BKKBN) dengan Tanoto Foundation, PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN), serta PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui inisiatif Bakti BCA. Program ini dijalankan oleh Wahana Visi Indonesia hingga Januari 2027 dengan fokus mempercepat penurunan stunting dan meningkatkan status gizi masyarakat.
Angka Stunting Kubu Raya Masih Tinggi
Berdasarkan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi balita stunting di Kabupaten Kubu Raya masih mencapai 30,2 persen. Angka tersebut berada di atas rata-rata Provinsi Kalimantan Barat sebesar 26,8 persen, maupun rata-rata nasional yang telah turun menjadi 19,8 persen.
Melihat kondisi tersebut, Program PASTI menghadirkan berbagai intervensi yang berfokus pada edukasi keluarga, penguatan layanan kesehatan masyarakat, hingga pemanfaatan potensi pangan lokal.
Selama periode 2025 hingga semester pertama 2026, program ini telah menjangkau 1.188 ibu hamil dan orang tua bayi di bawah dua tahun (baduta) melalui kegiatan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) untuk keluarga berisiko stunting dan keluarga pada fase 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
Hasilnya, sebanyak 1.137 peserta atau sekitar 95,7 persen menunjukkan peningkatan pemahaman mengenai pencegahan stunting.
Pemerintah Daerah Apresiasi Program PASTI
Bupati Kubu Raya H. Sujiwo, S.E., M.Sos. mengapresiasi dukungan berbagai pihak dalam menjalankan program tersebut.
Ia berharap pendekatan yang telah berhasil diterapkan di sejumlah desa dapat direplikasi ke wilayah lain sehingga mampu mempercepat penurunan angka stunting di seluruh Kabupaten Kubu Raya.
Kolaborasi Jadi Kunci Pencegahan Stunting
Dalam kunjungan lapangan tersebut, para mitra pendanaan bersama pemerintah daerah melihat langsung implementasi berbagai inovasi yang telah berjalan di desa-desa sasaran.
Mulai dari edukasi gizi keluarga, pendampingan keluarga berisiko stunting, peningkatan kapasitas kader kesehatan, hingga pemanfaatan pangan lokal sebagai sumber gizi keluarga.
Head of Early Childhood Education and Development (ECED) Tanoto Foundation, Michael Susanto, menegaskan bahwa pencegahan stunting harus dimulai sejak masa awal kehidupan anak.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: