Mengenal Citra, Karateka Berprestasi Sekolah Rakyat yang Disebut Presiden

Sabtu 15-08-2026,12:35 WIB
Mengenal Citra, Karateka Berprestasi Sekolah Rakyat yang Disebut Presiden

Mengenakan baju Bodo khas Sulawesi Selatan lengkap dengan pernak-pernik aksesori, Citra Nur Ramadhani (10) tampil berbeda dari kesehariannya-Dok.Kemensos-

Ia ingin terus belajar, berprestasi, dan suatu hari mengenakan sabuk hitam karate.

Maysaroh melihat semangat itu sebagai kekuatan terbesar Citra. “Semangatnya sangat tinggi. Dia sangat ingin menggapai cita-citanya karena dia ingin memperbaiki derajat keluarganya,” kata Maysaroh.

Citra juga ingin melihat ibunya memiliki kehidupan yang lebih baik.

BACA JUGA:Prabowo: Kekayaan Indonesia Harus Diubah Menjadi Kekuatan untuk Rakyat

Di balik keinginannya berprestasi, tersimpan harapan untuk membuat sang ibu bangga sekaligus meneruskan pesan perjuangan yang pernah ditanamkan ayahnya.

Kisah Citra kemudian mendapat perhatian Presiden Prabowo.

Dalam pidatonya, Presiden menyebut Citra sebagai salah satu contoh anak yang kembali memperoleh kesempatan untuk belajar dan mengembangkan potensi setelah hadirnya Sekolah Rakyat.

“Ketika kelas 4 sekolah dasar, Citra hampir putus sekolah karena harus membantu ibunya berjualan kacang. Ayahnya telah wafat dan ibunya penyandang disabilitas,” kata Presiden Prabowo.

Presiden juga menyinggung prestasi Citra di bidang karate dan memberikan pesan agar Citra terus mengejar prestasinya.

“Citra, umurmu berapa Citra? 10 tahun? Ya nanti 10 tahun lagi lah kau boleh pacaran. Citra, kau boleh pacaran setelah sabuk hitam karatemu,” ujar Presiden di hadapan para peserta sidang.

BACA JUGA:Kejar 100 GW PLTS, Prabowo Target Hentikan 13 GW PLTD

Dalam pidatonya, Presiden menegaskan bahwa Sekolah Rakyat merupakan bagian dari upaya negara memutus mata rantai kemiskinan dengan memberikan kesempatan kepada anak-anak dari keluarga yang paling membutuhkan untuk memperoleh pendidikan, tempat tinggal, makanan bergizi, fasilitas belajar, guru, serta lingkungan yang aman.

Presiden menilai capaian Citra dan siswa Sekolah Rakyat lainnya membuktikan bahwa anak-anak dari keluarga kurang mampu dapat mencapai prestasi tinggi ketika memperoleh kesempatan, fasilitas, dan bimbingan yang tepat.

“Kami di sini untuk memastikan kamu punya masa depan dan kesempatan yang baik, tidak ada satupun anak Indonesia yang kita tinggalkan,” tegas Presiden.

Bagi Citra, pesan tersebut kini bukan lagi sekadar kalimat dari seorang Presiden.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: