Kisah Yopanda, Petani Jebolan Paket C yang Belajar Komputer hingga Kini Jadi Supervisor

Senin 17-08-2026,23:42 WIB
Kisah Yopanda, Petani Jebolan Paket C yang Belajar Komputer hingga Kini Jadi Supervisor

Kini, Yopanda telah bekerja di Pabrik AQUA Tanggamus selama satu dekade sebagai supervisor.--istimewa

Keinginan itu kini telah terwujud. Yopanda tidak hanya memperoleh ijazah setara SMA, tetapi juga terbiasa mengoperasikan komputer dalam pekerjaannya sehari-hari di lingkungan pabrik.

Memasuki dunia industri menjadi perubahan besar bagi Yopanda yang sebelumnya terbiasa bekerja sebagai petani.

Jika dahulu ia dapat menentukan sendiri kapan mulai dan selesai bekerja, lingkungan industri memperkenalkannya pada disiplin waktu, prosedur kerja, serta budaya keselamatan.

Menurutnya, perubahan terbesar justru terjadi pada pola pikir.

BACA JUGA:Pelaksanaan TKA Selesai, Peserta Didik Paket C Antusias Ikuti TKA

Ia belajar untuk lebih disiplin, memperhatikan keselamatan orang lain, serta memahami bahwa tanggung jawab merupakan bagian dari pekerjaan bersama.

Kesadaran itu perlahan terbawa ke kehidupan sehari-hari, termasuk ketika ia kembali berkegiatan di kebun.

“Dulu ketika bekerja sebagai petani, kami tidak terlalu mengenal aturan keselamatan seperti di industri. Setelah bekerja di sini, kami jadi lebih peduli. Bahkan ketika sedang libur dan pergi ke kebun, tanpa sadar kebiasaan tentang keselamatan itu ikut kami terapkan,” ujarnya.

Dampak lain yang paling nyata adalah kemerdekaan dari sisi ekonomi. Jika dahulu sebagai petani penghasilannya sangat bergantung pada musim, kini ia memiliki pendapatan yang lebih stabil dan bisa direncanakan.

Baginya, itulah bentuk kemerdekaan yang paling ia rasakan: tidak lagi cemas menghadapi musim paceklik.

BACA JUGA:Disuruh Transfer Malah Gelut, Kurir di Bekasi Dibacok Mandau saat Antar Paket COD

Menurutnya, aktivitas pabrik juga turut membuka peluang ekonomi bagi masyarakat yang tidak bekerja langsung di dalamnya, mulai dari kesempatan bekerja melalui mitra perusahaan hingga tumbuhnya usaha kecil seperti warung makan di sekitar kawasan.

Kini, dengan ijazah Paket C, keterampilan teknis, dan penghasilan yang lebih stabil, Yopanda menjalani hidup yang jauh lebih baik dari titik awalnya sebagai petani — merdeka dari ketidakpastian musim, merdeka dari keterbatasan pendidikan, dan merdeka untuk terus berkembang.

Perjalanannya menggambarkan bagaimana keberadaan industri dapat membuka lebih dari sekadar kesempatan kerja: sebuah jalan menuju kemandirian bagi masyarakat sekitar.

BACA JUGA:Riwayat Pendidikan Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto, Jebolan Paket C yang Bikin Gerah Istana

Kemerdekaan yang Dirasakan Bersama, lewat Semangat Begawi Jejama

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: