Ratusan Santri di Sidoarjo Keracunan, Komisi X DPR Desak Evaluasi Total Program MBG

Rabu 02-09-2026,19:50 WIB
Reporter: Fajar Ilman |
Ratusan Santri di Sidoarjo Keracunan, Komisi X DPR Desak Evaluasi Total Program MBG

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, mendesak pihak Badan Gizi Nasional (BGN) untuk melakukan evaluasi total dan ketat terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) pelaksanaan program MBG-dok Disway-

JAKARTA, DISWAY.ID-- Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani, mendesak pihak Badan Gizi Nasional (BGN) untuk melakukan evaluasi total dan ketat terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pernyataan ini, merespon kasus keracunan MBG yang menimpa ratusan santri di Mamba'ul Hikam, Sidoarjo, Jawa Timur.

BACA JUGA:512 Santri Keracunan MBG, SPPG Tanggulangin Diusulkan Setop Operasional 30 Hari

"Tapi lagi-lagi, masih terjadi hal seperti ini maka ada hal yang harus dievaluasi, ada hal yang harus diperhatikan, sehingga jangankan jumlahnya puluhan maupun ratusan, satu saja tidak boleh terdampak, apalagi keracunan dari proses atau tata kelola yang tidak baik," katanya, Rabu, 2 September 2026.

Meski menilai MBG sebagai program yang bagus, ia menegaskan siapapun yang terlibat dalam pelaksanaannya wajib menjalankan seluruh rangkaian sesuai standar yang telah ditetapkan.

"Silakan dievaluasi, SOP nya diperbaiki. Kami dari Komisi X mendorong agar tidak terjadi lagi hal-hal ini yang menimpa sekolah-sekolah lain yang ada di Indonesia," tegasnya.

BACA JUGA:Usut Korupsi Tata Kelola MBG, Kejagung Periksa 5 Saksi dari BGN dan Yayasan

Diketahui, Sebanyak 431 santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Sidoarjo, diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa, 1 September 2026.

Para siswa kemudian mendapat perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan, di antaranya Klinik Azka Medika, RSUD Notopuro, RS Delta Surya, RS Pusura Gelam, RS Siti Hajar, dan RS Siti Fatimah Tulangan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber: