Deretan Penyakit Diam-Diam Mengintai Driver, 300 Pengemudi Grab Ikut Cek Kesehatan Gratis
Sebanyak lebih dari 300 mitra pengemudi Grab di Bandung mengikuti pemeriksaan kesehatan secara komprehensif yang mencakup pemeriksaan gula darah, profil lipid, tekanan darah, skrining tuberkulosis (TB), hingga pemeriksaan kondisi jantung.--Grab Indonesia
Dengan pemeriksaan berkala, potensi gangguan kesehatan seperti tekanan darah tinggi, kadar gula darah tidak normal, kolesterol tinggi, gangguan paru-paru, hingga masalah jantung dapat diketahui lebih awal untuk kemudian dikonsultasikan kepada tenaga kesehatan.
BACA JUGA:IDAI Dukung Skrining Hepatitis di CKG, Dokterr Piprim: Wajib Ditindaklanjuti, Jangan Gimmick!
Direktur Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas Kementerian Kesehatan RI, dr. Niken Wastu Palupi, mengatakan pemantauan kondisi kesehatan secara berkala penting dilakukan bagi para mitra pengemudi.
“Para Mitra Pengemudi memiliki tingkat mobilitas harian yang tinggi, sehingga pemantauan kondisi kesehatan secara berkala menjadi hal yang penting,” ujar Niken.
Menurutnya, Kementerian Kesehatan mengapresiasi kolaborasi yang dilakukan Grab Indonesia bersama sejumlah pemangku kepentingan dalam memperluas akses layanan kesehatan promotif dan preventif.
“Kondisi pengemudi yang prima merupakan modal penting untuk mendukung keselamatan diri, keluarga, serta masyarakat pengguna layanan,” katanya.
BACA JUGA:Cara Hapus Background Foto dan Perjelas Gambar Online untuk Hasil Foto Lebih Profesional
Dari sisi keselamatan transportasi, kesehatan pengemudi juga menjadi salah satu faktor penting yang tidak dapat dipisahkan dari kondisi kendaraan.
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Barat, Dhani Gumelar, S.T., M.T., menyampaikan bahwa kelaikan operasional transportasi jalan tidak hanya berkaitan dengan kendaraan, tetapi juga kesiapan pengemudinya.
“Kelaikan operasional transportasi jalan tidak hanya ditentukan oleh kondisi kendaraan, tetapi juga oleh kebugaran pengemudinya,” ujar Dhani.
Ia mengapresiasi langkah Grab Indonesia yang memfasilitasi pemeriksaan kesehatan bagi para mitra pengemudi.
“Inisiatif preventif seperti ini dapat mendukung terciptanya sistem transportasi yang aman dan andal di Jawa Barat,” lanjutnya.
Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyerahan simbolis manfaat perlindungan BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris mitra pengemudi.
Penyerahan manfaat tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat perlindungan sosial bagi pelaku usaha mandiri, termasuk mitra pengemudi yang memiliki risiko saat menjalankan aktivitas di jalan raya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel
Sumber: