Side Hustle Bukan Jaminan Kaya, Pekerja Wajib Tahu Cara Kelola Cuan dari Kerja Sampingan

Rabu 09-09-2026,12:37 WIB
Side Hustle Bukan Jaminan Kaya, Pekerja Wajib Tahu Cara Kelola Cuan dari Kerja Sampingan

Ilustrasi Karier-Pixabay-

Namun, kemudahan tersebut juga membawa persoalan baru.

BACA JUGA:Dua Mantan Kapolri Picu Perang Bintang Usik Istana, Bisnis Sampingan Jenderal Polisi Bermunculan

Cuan Digital dan Ketergantungan yang Tak Terlihat

Pengamat Ekonomi Universitas Andalas Syafruddin Karimi mengatakan platform digital memang memberikan akses cepat terhadap sumber pendapatan.

Masyarakat dapat memanfaatkan platform untuk menemukan pelanggan dan memonetisasi keterampilan dengan biaya masuk yang semakin rendah.

Namun, menurut Syafruddin, akses tersebut tidak otomatis berarti kemandirian ekonomi.

Pekerja platform tetap bergantung pada algoritma yang menentukan order, peringkat, komisi, insentif hingga aturan akun.

“Ketika satu platform menguasai sumber pelanggan, pekerja sebenarnya memindahkan ketergantungan dari perusahaan konvensional ke sistem digital yang lebih tidak terlihat,” kata dia.

Posisi platform juga cenderung lebih kuat karena semakin banyak pekerja dan pengguna yang bergabung akan memperbesar volume transaksi, data, serta peluang monetisasi.

Sementara pekerja menghadapi risiko permintaan yang tidak stabil, biaya alat kerja, waktu tidak berbayar hingga perubahan komisi.

Karena itu, kebijakan persaingan usaha dinilai perlu berjalan beriringan dengan perlindungan ketenagakerjaan.

Transparansi algoritma, praktik komisi, kepemilikan data reputasi hingga hak pekerja ketika akun dibatasi menjadi sejumlah aspek yang perlu diperhatikan.

Persoalan lain juga muncul dari perkembangan kecerdasan buatan atau AI.

AI Jadi Peluang Sekaligus Ancaman

Teknologi AI dapat menjadi pengganda pendapatan bagi pekerja yang mampu menggunakannya untuk meningkatkan produktivitas di bidang konten, desain, pemasaran, pemrograman hingga layanan profesional.

Namun, AI juga berpotensi menekan tarif pekerjaan digital yang bersifat rutin dan mudah distandardisasi.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Temukan Berita Terkini kami di WhatsApp Channel

Sumber:

Berita Terkait